Ini adalah video animasi digital, bukan 'rekaman penampakan putri duyung'

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Empat video yang menunjukkan mahluk misterius berekor mirip ikan telah ditonton puluhan ribu kali setelah beredar di berbagai unggahan Facebook, TikTok dan YouTube yang mengklaim video itu berisi penampakan putri duyung. Akan tetapi, klaim tersebut salah. Keempat video itu adalah animasi digital buatan dua seniman efek visual asal Nikaragua. 

Video pertama, yang menampilkan mahluk berlengan dan berekor ikan, telah ditonton lebih dari 12.900 kali setelah diunggah di TikTok di sini pada tanggal 16 April 2022.  

Teks yang ditempel di atas video berbunyi: "DUYUNG TERTANGKAP KAMERA".

Tangkapan layar unggahan menyesatkan pertama, diambil pada tanggal 19 Agustus 2022

Video itu telah tahunan beredar dengan klaim serupa, dan sudah mendapatkan tontonan lebih dari 24.900 kali setelah muncul di unggahan TikTok ini di tahun 2021 dan unggahan Facebook ini pada tahun 2020.

Video kedua, yang menunjukkan satu mahluk berekor ikan berwarna biru berambut panjang duduk di atas batu, diunggah pada tanggal 24 Juli 2022 di Facebook di sini.

Status unggahan itu berbunyi: "Real Penampakan Putri Duyung.... Ternyata Putri Duyung itu Tidak Secantik seperti di Film-Film....."

Sedangkan teks yang ditempel di atas video tertulis: "PUTRI DUYUNG INI TEREKAM CCVT". 

Tangkapan layar unggahan menyesatkan kedua, diambil pada tanggal 18 Agustus 2022

Video itu telah ditonton lebih dari 7.300 kali setelah diposting di TikTok di sini dan di YouTube di sini.

Video ketiga, yang memperlihatkan mahluk serupa duduk di atas struktur beton di sebuah danau, telah ditonton lebih dari 2.400 kali setelah muncul di unggahan ini pada tanggal 8 Mei 2022.

Status postingan itu berbunyi: "Ikan duyung.."

Tangkapan layar unggahan menyesatkan ketiga, diambil pada tanggal 18 Agustus 2022

Video itu juga muncul dengan narasi serupa di TikTok di sini dan di YouTube di sini, di mana klip itu telah ditonton lebih dari 48.500 kali.  

Video keempat, yang menampilkan satu mahluk merangkak di atas batu besar, diunggah di TikTok di sini pada tanggal 14 April 2022.

Rekaman video itu telah ditonton lebih dari 19.700 kali. 

Tangkapan layar unggahan menyesatkan keempat, diambil pada tanggal 18 Agustus 2022

Keempat video itu juga beredar dengan klaim serupa dalam berbagai bahasa, seperti bahasa Tagalog, bahasa Mandarin, bahasa Inggris dan bahasa Malaysia

Akan tetapi, semua video tersebut sebenarnya adalah hasil karya animasi digital.

Putri duyung CGI

Kombinasi pencarian gambar terbalik dengan potongan gambar video dan pencarian kata kunci menemukan keempat video tersebut sebelumnya diunggah di kanal YouTube JJPD Productions.

Kanal dengan 440.000 pengikut tersebut rutin mengunggah video-video efek visual yang kelihatan menampilkan makhluk-makhluk mitos.

Keterangan saluran YouTube itu berbunyi, "Kami adalah dua kakak-beradik YouTuber dari Nikaragua, pembuat video efek spesial, penampakan paranormal, film fiksi pendek, cerita horor dan lainnya."

Saat dikontak AFP, Jose Joaquin Perez, salah satu kreator kanal YouTube tersebut, mengonfirmasi bahwa ia dan saudaranya, Jimmy Jose Perez, membuat video-video yang beredar di media sosial itu.

"Semua video dan makhluk-makhluk di dalamnya dibuat secara digital dengan bantuan program CGI (pencitraan hasil komputer). Putri-putri duyung itu tidak nyata, mereka hanyalah video pendek untuk hiburan semata," katanya.

Video pertama

Video pertama diambil dari video yang lebih panjang, yang diposting di kanal tersebut pada tanggal 1 September 2019.

"Ini adalah video paranormal yang kami buat untuk hiburan," tulis sebagian keterangan berbahasa Spanyol itu. 

"Semua gambar yang ditampilkan adalah fiksi.

"Video CGI (Pencitraan Hasil Komputer)." 

Kanal JJPD Productions juga mengunggah video terpisah yang menjelaskan bagaimana animasi putri duyung itu dibuat.

Berikut perbandingan tangkapan layar video menyesatkan pertama (kiri) dan video asli tahun 2019 (kanan):

Perbandingan tangkapan layar video menyesatkan pertama (kiri) dan video asli tahun 2019 (kanan)

Video kedua

Video kedua diunggah di kanal JJPD Productions pada tanggal 16 Juli 2022.

Diterjemahkan dari bahasa Spanyol, judul video itu berbunyi: "Putri Duyung Mengerikan terekam dalam video 2022 - Fakta atau mitos?"

Keterangan unggahan tersebut juga menjelaskan bahwa video tersebut dibuat dengan CGI.

Berikut perbandingan tangkapan layar video menyesatkan kedua (kiri) dan video asli tahun 2022 (kanan):

Perbandingan tangkapan layar video menyesatkan kedua (kiri) dan video asli tahun 2022 (kanan)

 

Video ketiga

Video ketiga diambil dari unggahan JJPD Productions tertanggal 15 Februari 2021 ini.

Video tersebut berjudul "Mengejutkan, Putri Duyung Tertangkap Kamera di Laguna Xiloa di Nikaragua - dalam Kehidupan Nyata 2021".

Keterangan unggahan menjelaskan, video tersebut adalah karya CGI buatan Jose Joaquin Perez and Jimmy Jose Perez.

Berikut perbandingan tangkapan layar video menyesatkan ketiga (kiri) dan video asli bulan Februari 2021 (kanan):

Perbandingan tangkapan layar video menyesatkan ketiga (kiri) dan video asli bulan Februari 2021 (kanan)

Video keempat

Video keempat diambil dari klip yang dipostingan di kanal YouTube tersebut pada tanggal 15 Juli 2021.

Judul video berbahasa Spanyol itu berbunyi: "Putri duyung menakutkan tertangkap kamera di Laguna Tiscapa di Nicaragua - Fakta atau mitos?"

Dalam keterangan video tersebut juga dijelaskan bahwa klip itu dibuat dengan CGI.

Berikut perbandingan tangkapan layar video menyesatkan keempat (kiri) dan video asli bulan Juli 2021 (kanan):

Perbandingan tangkapan layar video menyesatkan keempat (kiri) dan video asli bulan Juli 2021 (kanan)

Keempat klip itu juga ditampilkan dalam video kompilasi ini, dengan judul: "Top 5 - Ikan Duyung Ditangkap oleh Rekaman / camera dalam kenyataan (palsu?)".

Video yang diunggah ke kanal JJPD Paranormal, saluran YouTube mereka yang lain, di bulan April 2022 itu juga memberikan keterangan sama dalam bahasa Inggris: bahwa video-video itu adalah CGI yang mereka buat untuk hiburan.

Sebelumnya, AFP pernah membongkar hoaks yang menyalahgunakan video-video buatan Perez bersaudara yang lain, seperti ini dan ini.