Video ini telah beredar di laporan tentang perkelahian seorang pria dengan satpam di Rusia

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 17/09/2021 pukul 10:05
  • Diperbarui pada hari 17/09/2021 pukul 10:15
  • Waktu baca 3 menit
  • Oleh: AFP Indonesia
Sebuah rekaman video yang menunjukkan dua pria berkelahi telah ditonton ratusan ribu kali di Facebook, Twitter dan YouTube dengan klaim video itu memperlihatkan perkelahian antara pria Chechnya dan polisi Rusia yang menghina Islam. Klaim itu salah: rekaman video tersebut telah beredar di berbagai laporan berita tentang perkelahian antara seorang pria dan seorang satpam sebuah kafe di wilayah Moskow. Polisi Rusia dalam video itu tidak berbicara apapun yang berhubungan dengan Islam.

Rekaman video itu diunggah pada tanggal 4 September 2021 di sini di Facebook dan telah ditonton 47.000 kali. 

Video berdurasi satu menit itu menunjukkan seorang pria sedang berbicara dengan petugas kepolisian dan dua orang pria beradu pukul. 

Musik latar belakang di video tersebut menyebabkan percakapan antara pria tersebut dan petugas kepolisian tak bisa terdengar.  

Image
Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 11 September 2021

Status unggahan itu berbunyi: "Komandan kepolisian rusia menghujat ISLAM.

"Kemudian seorang pemuda checnya menantang duel one by one.

"Dia Bukan BATMAN atau SUPERMAN.
Tapi Dia seorang MUSLIM". 

Teks berbahasa Rusia yang ditempel di video berbunyi: "Dan biarkan semuanya meninggalkan kita
tapi bukan iman dan keberanian!"

Rekaman video yang sama telah beredar dengan klaim serupa setidaknya sejak tahun 2020 dan telah ditonton lebih dari 262.000 kali. AFP telah mengarsipkan unggahan tersebut: di Facebook di sini, di sini, di sini dan di sini; di Twitter di sini dan di sini; serta di YouTube di sini

Akan tetapi, klaim itu salah. 

Pencarian gambar terbalik di Yandex diikuti dengan pencarian kata kunci menemukan video ini dengan durasi lebih panjang tanpa lagu di latar belakangnya. 

Video yang panjangnya hampir dua menit tersebut diunggah di YouTube pada tanggal 26 Februari 2020, dengan judul dan keterangan video yang berbunyi: "Pengaturan yang menarik dengan polisi. SATU LAWAN SATU UNTUK PERTARUNGAN DENGAN PENJAGA. . JADILAH SUBSCRIBER CHANNEL". 

Video tersebut menunjukkan pria berjanggut dan bertopi bisbol mengatakan kepada petugas kepolisian bahwa dia sedang menunggu pria lain untuk menjernihkan insiden yang terjadi di hari sebelumnya. 

Seorang polisi lalu berkata: "Kapan dia akan datang?"

Video percakapan tersebut kemudian terpotong dan berganti ke adegan pria berjanggut tersebut berkelahi dengan seorang pria lain. 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara rekaman video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di YouTube (kanan): 

Image
Perbandingan tangkapan layar antara rekaman video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di YouTube (kanan)

Moscow 24, stasiun TV milik pemerintah Rusia, menyiarkan berita mengenai perkelahian tersebut di program berita yang diunggah di saluran YouTubenya di sini pada tanggal 25 Februari 2020. 

Judul siaran berita itu adalah: "Sebuah video perkelahian brutal di Podolsk muncul di web - Moscow 24". 

Video tersebut menunjukkan urutan yang berbeda: dimulai dengan adegan perkelahian dan diikuti percakapan antara pria berjanggut dengan polisi.

Pria yang berkelahi dengan petugas keamanan, yang diidentifikasi sebagai Arthur Selimov, mengatakan kepada 360, saluran berita Rusia, bahwa dia berkelahi dengan seorang satpam sebuah kafe di mal Ostrov Sokrovishch, di Podolsk, di wilayah Moskow, setelah dia dan teman-temannya ditolak masuk kembali ke tempat tersebut pada tanggal 23 Februari 2020.

Sebagian keterangan video itu berbunyi: "Akhirnya, Arthur sendiri dan satpam kafe keluar untuk berduel satu lawan satu. Pria muda itu segera merobohkan karyawan perusahaan keamanan swasta tersebut. Dan kemudian kerumunan itu bergegas memisahkan mereka, termasuk para polisi nasional."

Seorang jurnalis AFP yang bisa berbahasa Rusia mengatakan mengatakan polisi di video tersebut tidak menyebutkan soal Islam.

Platform berita Rusia Tass dan Life.ru juga melaporkan peristiwa tersebut. 

Ini adalah lokasi mal Ostrov Sokrovishch di Google Street View. 

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami