Foto ini menunjukkan petugas di pusat rehabilitasi orang utan sedang melakukan perawatan rutin

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah foto telah dibagikan ratusan kali di Facebook dengan klaim bahwa gambar tersebut menunjukkan orang utan yang mencoba "menolong seorang ahli geologi yang terjebak dalam kolam lumpur". Klaim itu menyesatkan: pria di foto tersebut adalah petugas di hutan konservasi orang utan yang sedang melakukan perawatan rutin, menurut fotografer yang mengambil foto dan manajemen hutan konservasi. 

Foto itu dibagikan di sini di Facebook pada tanggal 1 Desember 2021. 

Unggahan tersebut menunjukkan tangkapan layar dari postingan Facebook lain yang menampilkan foto orang utan mengulurkan tangannya ke seorang pria yang berada di dalam kolam lumpur setinggi dadanya. 

Tangkapan layar unggahan yang menyesatkan, diambil pada tanggal 7 Desember 2021

   

Status unggahan itu berbunyi: "_RENUNGKANLAH WAHAI KALIAN YG BERHATI GELAP_".

Sebagian teks di atas foto itu berbunyi: "Foto diambil oleh fotografer Anil Prabhakar di hutan Kalimantan, Indonesia. Foto ini menunjukkan orangutan yang saat ini terancam punah mengulurkan tangannya untuk menolong seorang ahli geologi yang terjebak dalam kolam lumpur saat sedang mengexplorasi hutan."

Foto itu telah dibagikan lebih dari 350 kali dengan klaim serupa di sini, di sini, di sini dan di sini di Facebook. 

Foto yang sama juga dibagikan dengan klaim serupa dalam bahasa Inggris, bahasa Hungaria, bahasa Jerman dan bahasa Polandia

Akan tetapi, klaim itu menyesatkan. 

Foto yang asli diunggah di sini di akun Instagram fotografer Anil Prabhakar pada tanggal 23 Januari 2020. 

Di bulan Februari 2020, Prabhakar mengatakan kepada CNN bahwa foto tersebut diambil di Kalimantan saat dia sedang bersafari bersama teman-temannya di area hutan konservasi yang dikelola oleh Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF).

Hutan tersebut terletak di Provinsi Kalimantan Timur. 

Dalam wawancara dengan CNN, Prabakar mengatakan pria di dalam foto itu adalah "seorang pengawas hutan". 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di akun Instagram Prabhakar (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di akun Instagram Prabhakar (kanan)

Jamartin Sihite, CEO BOSF, mengatakan kepada AFP bahwa orang utan betina dalam foto itu bernama Anih dan tinggal di pulau kecil buatan di pusat rehabilitasi orang utan BOSF di Samboja Lestari, Kalimantan Timur.

Beliau mengatakan pria di foto itu adalah petugas di tempat pusat rehabilitasi bernama Syahrul.

"Dia mikir si Syahrul mau bawa makanan makanya dia minta," kata Jamartin. Saat itu, Syahrul "ngebersihin supaya airnya tetap dalam, maintenance. Bukan geologist yang terperangkap."

BOSF juga mengunggah video ini ke akun Instagram mereka pada bulan Februari 2020 untuk menjelaskan kisah di balik foto tersebut setelah viral di media daring.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by BOS Foundation (@bosfoundation)

Menurut database International Union for Conservation of Nature (IUCN), spesies orang utan Borneo terancam punah.