Ronaldo tidak memberikan donasi sebesar 1,5 juta dolar kepada Palestina di bulan Ramadan

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Unggahan yang dipublikasikan di berbagai situs web dan laman Facebook mengklaim bahwa bintang sepak bola Cristiano Ronaldo telah menyumbangkan 1,5 juta dolar untuk bangsa Palestina di bulan suci Ramadan tanpa mencantumkan sumber klaim tersebut. Perusahaan manajemen pemain asal Portugal itu menginformasikan kepada AFP bahwa klaim tersebut salah, “seperti banyak cerita lainnya tentang Ronaldo”. 

Artikel sebuah situs web tertanggal 24 November 2019 ini menampilkan foto Ronaldo memegang pigura kaligrafi Arab beserta narasi yang menyatakan bahwa bintang sepak bola asal Portugal tersebut telah menyumbangkan 1,5 juta dolar untuk bangsa Palestina saat bulan Ramadan. 

Tiga paragraf pertama artikel itu berbunyi: “Bintang sepak bola Portugal, Cristiano Ronaldo telah menyumbangkan US$ 1,5 juta (setara Rp 21,7 miliar) kepada Palestina dalam upaya untuk meringankan penderitaan orang-orang di Jalur Gaza yang diblokade.

“Dia mengalokasikan dana untuk Palestina selama bulan suci Ramadan, demikian seperti dilansir Press TV Iran, Selasa, 21Mei 2019, yang dikutip MakassarInfo.co dari Liputan6.com.

“Pemain sepak bola itu, dalam beberapa kesempatan, mengecam kekejaman Israel terhadap Palestina.”

Berikut tangkapan layar artikel menyesatkan itu:

Tangkapan layar artikel menyesatkan

Kaligrafi tersebut bertuliskan “La Ilaha Illallah Muhammadur Rasulullah” yang artinya: “Tiada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.” 

Foto dengan narasi yang sama juga diunggah di situs web lainnya di sini, dan di Facebook di sini dan di sini dan telah dibagikan ratusan kali. Media arus utama, termasuk Antara dan Detik, juga menerbitkan artikel yang serupa dengan foto yang berbeda di sini dan di sini

Narasi yang sama dengan foto yang berbeda juga muncul di artikel berbahasa Arab yang diunggah di Facebook pada tanggal 7 Mei 2019 di sini dan telah dibagikan 7.000 kali. Narasi yang sama di artikel berbahasa Inggris bisa dilihat di sini dan di sini; dalam bahasa Perancis di sini; dan dalam bahasa Spanyol di sini

Klaim itu salah. Perusahaan manajemen Ronaldo menginformasikan kepada AFP bahwa klaim itu tidak benar. 

Pada tanggal 16 Mei, TV Venezuela Telesur mempublikasikan artikel mengenai donasi 1,5 juta dolar tersebut di situs web bahasa Inggrisnya di sini, dengan merujuk pada twit dari “Onwadan’s Charity Foundation”, yang mengidentifikasi dirinya sebagai organisasi amal di Lagos, Nigeria, di halaman Faceboooknya. 

Twit tersebut tidak sesuai dengan narasinya karena menunjukkan foto anak-anak yang memegang spanduk bertuliskan kalimat dalam bahasa Inggris berbunyi: “Anak Yatim di Suriah. Terima Kasih Cristiano Ronaldo”. Foto itu diunggah pada tanggal 16 Mei 2016 oleh Syria Charity, sebuah lembaga kemanusiaan. 

Berikut tangkapan layar twit Onwadan’s Charity Foundation:

Tangkapan layar twit Onwadan’s Charity Foundation

Sehari setelah twit tersebut diunggah, situs web TV Rusia RT dalam bahasa Inggris menerbitkan artikel mengenai donasi tersebut di sini, di mana artikel tersebut telah dibagikan 17.000 kali. RT kemudian mengoreksi artikelnya tetapi judul asli artikel tersebut masih muncul di hasil pencarian Google “Ronaldo donates $1.5 million” atau “Ronaldo menyumbang $1,5 juta” pada tanggal 27 Mei 2019. Berita hoax tersebut juga tetap tidak dikoreksi oleh banyak situs web berita dalam bahasa Inggris seperti di sini dan di sini

Berikut tangkapan layar pencarian kata kunci di Google pada tanggal 27 Mei 2019:

Tangkapan layar pencarian kata kunci di Google pada tanggal 27 Mei 2019

Hoax tersebut semakin tersebar di media sosial lainnya seperti di YouTube di sini dan Twitter di sini.  

Berikut tangkapan layar hasil pencarian di YouTube pada tanggal 27 Mei 2019:

 Tangkapan layar hasil pencarian di YouTube pada tanggal 27 Mei 2019

Berikut tangkapan layar pencarian twit pada tanggal 27 Mei 2019:

Tangkapan layar pencarian twit pada tanggal 27 Mei 2019

Liputan6.com yang dikutip sebagai sumber di unggahan menyesatkan juga telah memperbarui beritanya di sini pada tanggal 21 Mei 2019, dengan judul: “Update: Tak Benar Cristiano Ronaldo Sumbang Rp21,7 Miliar ke Palestina”. 

Foto yang disunting 

Pencarian gambar terbalik di Google diikuti dengan pencarian kata kunci menemukan foto yang digunakan di artikel menyesatkan tersebut adalah foto AFP ini tertanggal 5 Februari 2008 yang telah disunting. 

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, keterangan foto AFP itu adalah: “Striker Portugal dan Manchester United Cristiano Ronaldo (kanan) berpose dengan foto yang diberikan kepadanya pada hari ulang tahunnya yang ke-23 di sebuah hotel di Zurich, Swiss, 5 Februari 2008. Foto yang diambil pada tanggal 6 Februari 2006 itu menampilkan pertandingan sepak bola antara Portugal vs Brasil saat dia menjadi kapten untuk pertama kalinya. Portugal menghadapi Italia pada tanggal 6 Februari 2008 dalam pertandingan persahabatan untuk persiapan EURO 2008.”

Berikut tangkapan layar foto AFP:

Tangkapan layar foto AFP

Berikut perbandingan foto di unggahan yang menyesatkan dan foto AFP:

Perbandingan foto di unggahan yang menyesatkan dan foto AFP

Target yang berulang

“Klaim ini tidak benar. Sama seperti cerita lainnya mengenai Cristiano Ronaldo,” kata Gestifute, perusahaan manajemen Ronaldo, via e-mail kepada AFP. 

Ronaldo telah beberapa kali menjadi sasaran desas-desus yang berhubungan dengan Palestina. 

Di artikel periksa fakta AFP ini, foto Ronaldo, beserta foto beberapa bintang sepak bola lainnya, disunting dan diklaim menunjukkan mereka memakai penutup mata sebagai bentuk solidaritas pada wartawan Palestina yang tertembak saat kerusuhan di West Bank di bulan November 2019.

Ronaldo bukan satu-satunya pemain sepak bola yang berulang kali menjadi korban berita hoax yang tersebar di dunia maya. 

Pada bulan Juni 2018, komentar yang mengatasnamakan Lionel Messi menyatakan bahwa dia tidak bisa mengikuti pertandingan persahabatan antara Argentina dan Israel. 

François D'Astier
 
Stanislas Touchot