Tidak, foto ini tidak menunjukkan anak presiden Indonesia memakai kaos dengan gambar simbol komunis

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Postingan yang sudah dibagikan ribuan kali di Facebook mengklaim foto ini menunjukkan anak bungsu Presiden Joko Widodo memakai kaos bergambar simbol palu dan arit. Klaim ini salah, foto tersebut adalah hasil manipulasi foto asli, di mana ia sebenarnya memakai kaos warna hitam polos.

Pada tanggal 26 Februari 2019, foto Kaesang Pangarep, anak bungsu Jokowi, yang sedang duduk di samping kakaknya Gibran Rakabuming, diunggah ke Facebook pada tanggal 26 Februari 2019. Postingan ini telah dibagikan sekitar 2.500 kali.  

Kaesang terlihat memakai kaos hitam dengan desain logo komunis palu dan arit berwarna kuning di bagian sebelah kirinya. 

Caption postingan tersebut menyatakan, "Maaf ya gue mau nanya. Ni anak siapa ya? Kok brani bgt pake kaos PKI?"

PKI adalah singkatan dari Partai Komunis Indonesia, partai politik yang dilarang dan dibubarkan setelah dituduh menjadi dalang kudeta Gerakan 30 September (G30S) di tahun 1965. Ini adalah laporan AFP di tahun 2017 tentang persekusi anti-komunis setelah peristiwa tersebut. 

Berikut adalah tangkapan layar postingan yang menyesatkan tersebut: 

Tangkapan layar postingan Facebook

Dari pencarian reverse image ditemukan bahwa foto di postingan Facebook adalah hasil manipulasi foto asli yang digunakan untuk laporan situs berita Detik.com pada tanggal 10 Januari 2019. 

Dalam foto aslinya, Kaesang memakai kaos hitam polos tanpa desain logo palu-arit. 

Headline laporan detik.com berbunyi: "Saat Anak-anak Jokowi Ikut Heboh Nurhadi-Aldo."

Laporan tersebut meliput komentar kedua anak Jokowi di media sosial tentang kontroversi Pilpres 2019. 

Kredit foto tersebut adalah Detik.com dan wartawannya Dyah Paramita Saraswati.

Berikut adalah tangkapan layar laporan Detik.com:

Tangkapan layar berita detik.com

Presiden Jokowi bertarung untuk memenangkan periode kedua di Pilpres bulan April yang akan datang. 

Jokowi berulang kali menjadi sasaran berbagai tuduhan bahwa ia memiliki hubungan dengan PKI. Sang presiden berkali-kali menyangkal klaim tersebut. 

Ini adalah pemeriksaan fakta yang sebelumnya dilakukan AFP tentang foto yang dimanipulasi yang konon menunjukkan Presiden Jokowi menghadiri acara PKI.