Ustadz Abdul Somad mengunjungi Papua di bulan September 2018, tidak saat kerusuhan terjadi di daerah tersebut

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah video yang menunjukkan Ustadz Abdul Somad mengunjungi Papua telah dibagikan di Facebook dan YouTube dengan klaim bahwa kunjungan itu terjadi saat ada kerusuhan di daerah tersebut di awal September 2019. Klaim tersebut salah; video itu diambil saat ustadz itu datang di Papua di bulan September 2018. 

Video berdurasi tiga menit dan empat detik diunggah di postingan Facebook ini pada tanggal 2 September 2019 dan telah ditonton lebih dari 200 kali. 

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Status di unggahan tersebut berbunyi: “Pagi Hari ini , Tgl 2 September 2019 Di Bumi Cendrawasih ... Rakyat Papua Dengan Kompak Dan Riuhnya Menyambut USTADZ ABDUL SOMAD (UAS). Di Saat Sosok Presiden RI Semdiri Tak Juga Turun Dan Kunjung Datang Ke Tanah Papua , Hingga Terlihat Bahwa Sosok Ustadz Abdul Somad (UAS) Seakan Akan Membawa Kesejukan Tersendiri Bagi Mereka Yang Menyambutnya Dan Seakan Menjadi Obat Penyejuk Bagi Mereka Yang Hatinya Ingin Cepat Merdeka Dari Cengkraman Mafia Rezim Sampai Rakyat Papua Merasakan Merdeka.”

“UAS” adalah inisial dan nama julukan Ustadz Abdul Somad

Cenderawasih adalah burung yang berasal dari Papua, seperti yang dijelaskan dalam artikel ini yang dimuat di situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 

Bumi Cendrawasih merupakan julukan yang diberikan kepada daerah Papua

Video tersebut juga diunggah dengan klaim yang serupa di Facebook di sini dan di YouTube di sini

Kerusuhan dan bentrok antara aparat keamanan dan demonstran Papua terjadi sejak bulan Agustus 2019. AFP telah menuliskan laporan mengenai kerusuhan dan bentrokan tersebut di sini dan di sini.

Namun, klaim di unggahan menyesatkan tersebut salah: video itu diambil saat Ustadz Abdul Somad mengunjungi Papua pada tahun 2018. 

Video yang sama namun dalam definisi tinggi dan yang juga berdurasi tiga menit empat detik telah dibagikan di sini pada tanggal 22 September 2018 di Facebook. 

Status Facebook tersebut berbunyi: “Penjemputan Ustad.Abdul Somad (UAS)
SELAMAT DATANG UAS DI KOTA SORONG PAPUA BARAT.”

Sorong adalah sebuah kota di provinsi Papua Barat

Berikut perbandingan tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dengan video asli (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dengan video asli (kanan)

Unggahan Instagram ini yang bertanggal 22 September 2018 menampilkan foto Abdul Somad menerima sebuah topi tradisional. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

Ustadz Abdul Somad, Lc. MA dipasangkan topi Cenderawasih oleh Kepala Suku Moi saat acara penyambutan di Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Papua Barat pagi ini (Sabtu, 22/9/2018) Dalam acara ini, juga dilaksanakan "injak piring" sebagai salah satu tradisi dalam menyambut tamu kehormatan di Papua Barat.

A post shared by Tafaqquh Online (@tafaqquhonline) on

Paragraf pertama unggahan Instagram itu berbunyi: “Ustadz Abdul Somad, Lc. MA dipasangkan topi Cenderawasih oleh Kepala Suku Moi saat acara penyambutan di Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Papua Barat pagi ini (Sabtu, 22/9/2018).” 

Adegan yang ditunjukkan foto di bawah ini (kanan) juga bisa dilihat di menit ke 1:17 di video di unggahan menyesatkan (kiri). 

Tangkapan layar adegan dari video di unggahan menyesatkan (kiri) dan unggahan foto di Instagram (kanan)

Kedatangan Abdul Somad di Bandara Sorong juga dilaporkan oleh situs berita Tribunnews pada tanggal 22 September 2018. 

Tiga paragraf pertama artikel tersebut berbunyi: “Ustaz Abdul Somad, Lc. MA Sabtu (22/9/2018) tiba di Kota Sorong Papua Barat. 

“Kedatangan Ustadz Abdul Somad di Kota Sorong Papua disambut antusias oleh warga setempat. 

“Saat acara penyambutan di Bandara Domine Eduard Osok, Kota Sorong, Papua Barat Ustadz Abdul Somad dipasangkan topi Cenderawasih oleh Kepala Suku Moi (Sabtu, 22/9/2018).”