
Video ini sebenarnya menunjukkan simulasi komputer dari video game
- Artikel ini berusia lebih dari setahun.
- Diterbitkan pada hari 21/10/2020 pukul 13:25
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: AFP India, AFP Indonesia
Hak Cipta © AFP 2017-2025. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Video berdurasi dua menit 11 detik ini dibagikan di Facebook pada tanggal 9 Oktober 2020 dan telah ditonton lebih dari 360 kali.

Status unggahan itu berbunyi: “PERANG ANTARA AZERBAIJAN DAN ARMENIA
“Lihatlah Sistem pertahanan udara Armenia menghadapi Mi-25 Azerbaijan Begitu hebatnya dan betapa canggih nya peralatan tempur mereka wilayah udara mereka di penuhi kembang api 9 Oktober 2020.”
Pada tanggal 27 September 2020, bentrokan meletus antara Azerbaijan dan Armenia di wilayah sengketa Nagorno-Karabakh, yang diakui secara internasional sebagai bagian dari Azerbaijan. Bentrokan itu merupakan pertempuran terbesar sejak perang di tahun 1990-an yang menewaskan sekitar 30.000 orang. Menurut laporan AFP tertanggal 14 Oktober 2020 ini, penembakan terus berlanjut meskipun gencatan senjata telah dilakukan dan ratusan orang tewas serta ribuan orang mengungsi akibat pertempuran tersebut.
Video dengan klaim serupa juga di bagikan di Facebook di sini, di sini dan di sini dengan klaim yang mirip.
Video yang sama telah ditonton lebih dari 500.000 kali dengan klaim serupa dalam bahasa Inggris di sini, di sini, di sini dan di sini; bahasa Malaysia di sini; dan dalam bahasa Cina sini.
Namun, klaim itu salah.
Pencarian gambar terbalik di Google menggunakan keyframe yang diekstrak dengan alat verifikasi digital InVID-WeVerify menemukan video dengan durasi lebih panjang diunggah di YouTube di sini pada tanggal 22 Agustus 2020.
Diterjemahkan dari bahasa Jepang ke bahasa Indonesia, keterangan video itu berbunyi: “A-10 Thunderbolt Warthog Thunderbolt CRAM CIWS (Sistem senjata jarak dekat) ARMA 3 ARMA 3”.
ARMA3 adalah video game bertema perang yang dirilis oleh Bohemia Interactive, pengembang game yang berbasis di Ceko, pada tahun 2013.
Pencarian lebih lanjut di saluran YouTube tersebut menemukan beberapa video yang adegannya berasal dari ARMA3 di sini dan di sini.
Berikut perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di YouTube (kanan):

Video serupa yang dibuat menggunakan ARMA3 juga beredar secara daring dengan klaim menyesatkan yang menyatakan video itu memperlihatkan serangan rudal Iran ke Irak. AFP telah menerbitkan laporan periksa faktanya di sini pada bulan Januari 2020.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami