Bukan, foto yang menunjukkan pendukung perempuan Partai Keadilan Sejahtera dengan spanduk pro-poligami bukanlah foto asli

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Berbagai postingan Facebook telah membagikan foto yang menunjukkan wanita Muslim di acara kampanye Partai Keadilan Sejahtera (PKS), partai Islam di Indonesia, yang sepertinya menganjurkan poligami. Foto itu telah dimanipulasi dari foto asli yang tidak menyebut soal poligami.

Foto yang dimanipulasi tersebut, yang dibagikan di Facebook di sini dan di sini, menampilkan dua perempuan berjilbab memegang spanduk berlogo PKS dan bertuliskan: “2 Anak Cukup, 1 Istri Tidak Cukup.”

Foto yang sama juga terlihat di situs dukungpoligami.com ini.

Ini adalah situs resmi PKS, yang menampilkan logo yang sama seperti dilihat di spanduk di postingan-postingan Facebook tersebut.

Postingan Facebook, bertanggal 5 April 2019, memiliki judul: “Uhui Partai Kelamin Selangkangan.”

Berikut tangkapan layar postingan Facebook tersebut:

Tangkapan layar postingan Facebook menyesatkan

Postingan Facebook yang lain, yang juga membagikan gambar yang sama, memasang judul: “Aku sebagai lelaki saja agak sedih melihat pemandangan seperti ini, bagaimana dengan wanita ya? Menolak feminis tapi kala di rumah sakit minta dilayani petugas wanita. Sedih hati namun pengen nyumpel pakai softex bekas mulutnya.”

Softex adalah merek dan juga sebutan populer untuk pembalut wanita di Indonesia.

Di bagian kanan atas semua foto tersebut, ada tulisan tagar yang berbunyi: “#2019GantiIstri”.  

Dari pencarian reverse image di Google didapatkan foto yang sebenarnya menunjukkan acara kampanye PKS untuk pemilihan umum tanggal 17 April 2019.  

Video ini, yang diunggah ke akun YouTube resmi PKS pada tanggal 20 Januari 2019, menunjukkan gambar dari kampanye partai tersebut di provinsi Jawa Barat, tak jauh dari ibukota Jakarta.

Judul video itu adalah: “Emak Emak Heboh Ikut Flash Mob PKS Rangkapan Jaya Baru.” Rangkapan Jaya Baru, lokasi kampanye tersebut, adalah kelurahan di kota Depok, di provinsi Jawa Barat.

Di detik 0:07 video terlihat foto para wanita, dengan dua diantaranya seperti yang ditampilkan foto di postingan Facebook.


Berikut adalah tangkapan layar video yang menunjukkan para wanita memegang spanduk putih:

Tangkapan layar video YouTube yang diunggah ke akun resmi PKS

Spanduk yang dipegang mereka memiliki angka “8” yang besar di sebelah logo PKS.

Angka “8” merujuk kepada nomor urut PKS di surat suara pemilihan legislatif. Nomor urut PKS bisa dilihat di situs Komisi Pemilihan Umum (KPU) di sini.

Di bagian kanan atas gambar di video tersebut terlihat tagar “#2019PilihPKS”.

Ini adalah gambar yang membandingkan foto yang dimanipulasi (kiri) dengan tangkapan layar video asli. AFP telah menandai fitur yang sama dengan lingkaran merah:

Gambar membandingkan foto di postingan Facebook yang menyesatkan (kiri) dan tangkapan layar video PKS di YouTube (kanan)

Video lain yang menunjukkan foto yang sama diunggah ke YouTube oleh akun Zaky Al Hamzah pada tanggal 26 Desember 2018.

Dalam postingannya ini, pemilik akun mengklaim acara kampanye berlangsung pada tanggal 25 Desember 2018.

Berikut tangkapan layar dari video YouTube di akun Zaky Al Hamzah:

Tangkapan layar video YouTube yang diposting di akun Zaky Al Hamzah menunjukkan adegan yang sama seperti di dalam foto postingan Facebook yang menyesatkan.