Dirjen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus menyampaikan pidato pada hari pembukaan Majelis Kesehatan Dunia (WHA) ke-75 di Jenewa pada tanggal 22 Mei 2022. ( AFP / Jean-Guy Python)

Postingan bagikan klaim salah bahwa 'pertemuan WHO dibatalkan setelah ledakan di Bandara Jenewa'

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 05/06/2022 pukul 08:08
  • Waktu baca 3 menit
  • Oleh: AFP Australia, AFP Indonesia
Sebuah rekaman video telah ditonton ratusan kali di berbagai unggahan media sosial dengan klaim bahwa pertemuan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang direncanakan pada bulan Mei 2022 dibatalkan setelah "ledakan besar" terjadi di Bandara Jenewa di Swiss. Klaim itu salah. Meskipun penerbangan dari dan ke Jenewa sempat terganggu setelah terjadinya kebakaran dekat bandara, pertemuan WHO tetap berjalan sesuai jadwal.

Video yang memperlihatkan ledakan dan asap hitam mengepul ke udara berdurasi tujuh detik diunggah di Facebook di sini pada tanggal 24 Mei 2022.

Sebagian status unggahan itu berbunyi: "Mempersiapkan kedatangan 'elit' WHO di mana pertemuan perjanjian Plandemic diadakan dua ledakan besar meletus di Bandara Jenewa, Swiss.

"Pertemuan itu dibatalkan setelah bandara Jenewa secara kebetulan diledakkan."

"Plandemik" adalah teori konspirasi yang mengklaim bahwa virus corona diciptakan di laboratorium dan tokoh kesehatan dunia tahu bahwa krisis akan terjadi.

Image
Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 3 Juni 2022

Rekaman video itu telah ditonton lebih dari 1,000 kali setelah diunggah dengan klaim serupa di Facebook di sini dan di sini; serta di Twitter di sini.

Postingan dengan klaim mirip juga dibagikan dalam bahasa Inggris di sini dan di sini.

Namun, klaim tersebut salah.

Pertemuan di Jenewa

Pertemuan ke-75 Majelis Kesehatan Dunia (WHA) -- badan pembuat keputusan utama WHO -- berjalan di Jenewa, Swiss, sesuai jadwal, yakni antara tanggal 22 Mei dan 28 Mei 2022.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus menyambut para delegasi pada hari pembukaan pertemuan, yang disiarkan langsung di saluran YouTube resmi organisasi tersebut di sini.

Tedros memulai pidatonya dengan mengatakan "tidak ada substitusi untuk pertemuan tatap muka."

Dalam pertemuan majelis tersebut, negara-negara anggota sepakat untuk mengubah cara mereka mendanai badan kesehatan PBB tersebut, sebagai usaha untuk memperkuat WHO dan membuatnya lebih mampu menanggapi krisis kesehatan global.

Kebakaran dekat bandara

Pencarian kata kunci di Google menemukan rekaman yang sama dalam video yang diunggah di YouTube oleh Storyful, agensi lisensi video, pada tanggal 22 Mei 2022.

Diterjemahkan dari bahasa Inggris, judul postingan itu berbunyi: "Penerbangan di Bandara Jenewa Dibatalkan Setelah Kebakaran di Pusat Penerimaan Pencari Suaka Yang Berdekatan."

Keterangan postingan itu sebagian berbunyi: "Penerbangan dari dan ke Bandara Jenewa dibatalkan pada tanggal 20 Mei setelah kebakaran terjadi di pusat penerimaan pencari suaka yang berdekatan ...

"Kebakaran terjadi di lokasi di mana sebuah pusat penampungan untuk pencari suaka sedang dibangun, menurut laporan setempat."

Berikut adalah perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Storyful (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Storyful (kanan)

Juru bicara Bandara Jenewa mengatakan kepada AFP bahwa kebakaran terjadi di luar pagar pembatas bandara pada tanggal 20 Mei 2022 dan sempat mengganggu penerbangan dari dan ke bandara.

Menurut pernyataan pers Bandara Jenewa yang diterbitkan di situs webnya di sini, kebakaran di lokasi penerimaan suaka yang tengah dibangun itu terjadi pada pukul 17:00 waktu setempat dan dipadamkan sekitar sejam kemudian.

Menurut siaran pers itu, lalu lintas udara terganggu selama hampir dua jam, berimbas dengan pengalihan 14 penerbangan ke bandara lain dan pembatalan 22 penerbangan dari Jenewa.

Bandara Jenewa juga mengunggah video kebakaran, yang sepadan dengan klip yang dibagikan di unggahan menyesatkan.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami