Video menunjukkan demonstrasi di Nepal, bukan 'kekacauan di Meksiko' setelah kematian gembong narkoba

  • Diterbitkan pada hari 26/02/2026 pukul 11:00
  • Waktu baca 3 menit
  • Oleh: AFP Meksiko
  • Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia

Setelah pasukan keamanan Meksiko menewaskan pemimpin kartel narkoba Nemesio "El Mencho" Oseguera di negara bagian Jalisco pada 22 Februari 2026, postingan media sosial membagikan sebuah video disertai narasi salah bahwa tayangan menunjukkan "kekacauan" akibat balas dendam yang dilakukan anak buah El Mencho. Namun, AFP menemukan bahwa klip tersebut direkam di Nepal saat aksi unjuk rasa kelompok pemuda yang berakhir dengan digulingkannya pemerintah yang berkuasa.

"Seorang pemimpin kartel, Nemesio Oseguera Cervantes alias "El Mencho" tewas di Meksiko, dan anak buahnya membanjiri jalanan, rumah sakit, bandara, dan tempat umum lainnya, menyebabkan kekacauan," tulis postingan Instagram yang dibagikan pada 24 Februari 2026.

Image
Tangkapan layar postingan salah di Instagram, diambil pada 25 Februari 2026, dengan tanda silang merah yang ditambahkan oleh AFP

Video dengan klaim yang sama juga beredar dalam berbagai bahasa, termasuk bahasa Thailand, Burma, HindiSpanyol dan Inggris.

Menurut otoritas Meksiko, gembong narkoba berusia 59 tahun itu terluka dalam sebuah operasi militer untuk menangkapnya di Tapalpa, Jalisco (tautan arsip). Menurut laporan tentara, Oseguera meninggal dunia dalam perjalanan melalui udara saat pindahkan ke Kota Meksiko.

Oseguara sebelumnya dianggap sebagai salah satu pemimpin geng besar terakhir yang beraksi dengan pola kekerasan serupa tokoh kartel Sinaloa Joaquin "El Chapo" Guzman dan Ismael "El Mayo" Zambada -- keduanya saat ini sedang dipenjara.

Kematian Oseguera memicu kekerasan balasan di setidaknya 20 dari 32 negara bagian Meksiko, yang dilakukan dengan pemblokiran jalan serta pembakaran kendaraan dan tempat usaha (tautan arsip).

Sekretaris Keamanan Meksiko, Omar García Harfuch, mengatakan sedikitnya 25 anggota Garda Nasional dan satu penjaga penjara terbunuh, sementara 30 orang yang diduga anggota CJNG tewas dalam operasi militer itu (tautan arsip).

Namun, video yang beredar itu tidak menunjukkan kerusuhan di Meksiko -- rekaman diambil saat demonstrasi di Nepal yang terjadi beberapa bulan sebelum kematian Oseguera.

Rekaman demo di Nepal

Pencarian gambar terbalik di Google menggunakan potongan video yang beredar menemukan bahwa klip tersebut pernah dibagikan dalam sebuah postingan Facebook tanggal 10 September 2025 (tautan arsip). 

Video tersebut menunjukkan sebuah peristiwa yang direkam di dekat Singha Durbar -- pusat administrasi pemerintahan Nepal di Kathmandu. Postingan yang membagikannya menyertakan tagar #GenZ, yang merujuk pada demo anti korupsi yang dipimpin anak-anak muda Nepal dan berhasil menggulingkan Pemerintah setempat pada September 2025 (tautan arsip).

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di postingan salah (kiri) dan video dari unggahan Facebook pada September 2025 (kanan)

Protes tersebut dimulai pada 8 September, dan awalnya dipicu oleh pelarangan penggunaan media sosial, namun membesar karena disulut oleh kemarahan terhadap korupsi dan krisis ekonomi yang telah berlangsung lama (tautan arsip).

Selama protes yang diwarnai kerusuhan tersebut, puluhan kendaraan, serta gedung-gedung publik dan rumah-rumah milik pemimpin politik dibakar. Setidaknya 76 orang dilaporkan tewas (tautan arsip). Perdana Menteri Nepal saat itu, KP Sharma Oli, akhirnya mengundurkan diri (tautan arsip).

Investigasi lebih jauh menemukan bahwa huruf Nepal tertulis pada plat kendaraan yang terlihat pada video, juga bendera negara itu bisa dilihat di antara pepohonan di pinggir jalan (tautan arsip).

Image
Tangkapan layar video di postingan salah, dengan beberapa elemen yang ditandai oleh AFP

Sebuah foto yang diabadikan oleh fotografer AFP Prabin Ranabhat pada 10 September menunjukkan sebuah truk pemadam kebakaran di depan gedung Singha Durbar. Pada sudut kanan foto itu, bisa dilihat kendaraan-kendaraan yang terbakar.

Image
Pemandangan udara memperlihatkan petugas pemadam kebakaran menyemprotkan air ke gedung Singha Durbar, gedung administratif utama pemerintah Nepal, sehari setelah gedung itu dibakar oleh para pengunjuk rasa di Kathmandu pada 10 September 2025. (AFP / PRABIN RANABHAT)

Perbandingan antara bagian dari foto AFP yang sudah diperbesar dan video yang beredar menunjukkan lokasi dan obyek kebakaran yang identik.

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto AFP yang sudah dipotong (kiri) dan video di postingan salah (kanan), dengan elemen-elemen yang ditandai oleh AFP

AFP melakukan geolokasi atas video yang beredar dan menemukan bahwa rekaman diambil di sebuah lahan parkir dekat gedung Singha Durbar. AFP mengidentifikasi sejumlah elemen yang sama, seperti sebuah pohon yang berada di gedung oranye dan jalan setapak sempit dan melengkung yang mengarah ke jalan utama.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami