Foto ini memperlihatkan orang muslim salat di tempat parkir di Israel saat pandemi COVID-19

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah foto yang menunjukkan sekelompok pria sedang salat telah dibagikan berulang kali di Facebook dengan klaim tentang sebuah masjid bersejarah di Israel yang dilaporkan telah diubah menjadi bar. Foto itu telah digunakan dalam konteks yang menyesatkan: foto tersebut sebenarnya memperlihatkan pria muslim melaksanakan salat di tempat parkir di kota Jaffa, Israel, pada tanggal 20 Mei 2020, saat masjid ditutup karena pandemi COVID-19. 

Foto itu diunggah di Facebook di sini pada tanggal 19 Juli 2020.  

Sebagian status unggahan itu berbunyi: “Sebuah kabar menghebohkan datang dari Israel. Ternyata, Israel mengubah bangunan bersejarah Masjid Al Amar menjadi sebuah bar atau aula pesta pernikahan sejak 2019 lalu. 

”Masjid Al Amar ini merupakan salah satu bangunan bersejarah Palestina dari abad ke-13 yang berada di Safed. Masjid itu berada di kewenangan otoritas Israel sejak 1948.”

Teks yang ditempelkan ke foto berbunyi: “Heboh, Israel Ubah Masjid Bersejarah Jadi Bar”.

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 21 Juli 2020

Masjid Al-Ahmar terletak di kota Safed, Israel dan diubah menjadi tempat hiburan malam, menurut laporan Gulf News di bulan April 2019. The New Arab, portal berita yang meliput seputar dunia Arab, juga melaporkan perubahan tersebut di sini di artikel bulan April 2019 yang mengutip laporan Al-Quds Al-Arabi, surat kabar berbahasa Arab yang berbasis di Inggris.

Foto yang sama juga diunggah dengan klaim serupa di Facebook di sini, di sini dan di sini

Akan tetapi, foto itu telah digunakan dalam konteks yang menyesatkan. 

Pencarian gambar terbalik dan kata kunci di Google menemukan foto itu adalah foto Associated Press tertanggal 10 Mei 2020, dan menunjukkan pria muslim salat di tempat parkir di Jaffa. Foto itu dipublikasikan di situs AP Images di sini

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AP (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AP (kanan)

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, keterangan foto itu berbunyi: “Para pria muslim menjaga jarak sosial ketika salat setelah berbuka puasa, di tempat parkir karena masjid tetap ditutup untuk mencegah penyebaran pandemi virus corona selama bulan suci Ramadan, di kota campuran Yahudi Arab di Jaffa, dekat Tel Aviv, Israel, Minggu, 10 Mei 2020.”

Jaffa terletak sekitar 170 kilometer dari Safed, seperti yang terlihat di Google Maps di sini.