Foto piramida Mesir ini telah disunting dengan menambahkan gambar bendera Lebanon

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah foto yang telah dibagikan di berbagai unggahan Facebook, Twitter dan dimuat dalam sejumlah laporan media memperlihatkan piramida Giza, di Mesir, dihiasi cahaya lampu bergambar bendera Lebanon dan diklaim hal itu sebagai bentuk solidaritas terhadap korban ledakan di Beirut. Namun klaim tersebut salah: foto itu telah disunting dengan menambahkan bendera Lebanon pada gambar piramida yang diambil di bulan April 2020 sebelum terjadinya ledakan.

Foto tersebut dimuat di sini pada tanggal 5 Agustus 2020 oleh media Sindonews.com.

Foto itu menunjukkan dua piramida Mesir, salah satunya memperlihatkan bendera Lebanon sedangkan satu lainnya berwarna merah polos.

Berikut tangkapan layar gambar menyesatkan itu:

Tangkapan layar gambar menyesatkan di situs Sindonews.com

Judul berita yang memuat gambar itu adalah: “Tunjukkan Solidaritas, Piramida Mesir Nyalakan Lampu Bendera Lebanon.” 

Sedangkan keterangan foto tersebut berbunyi: “Piramida di Mesir dinyalakan dengan warna bendera Lebanon sebagai bentuk solidaritas. Foto/Twitter”.

Dua ledakan besar mengguncang ibukota Lebanon, Beirut, pada tanggal 4 Agustus 2020 dan menewaskan lebih daripada 100 orang dan melukai ribuan orang lainnya, AFP melaporkan di sini dan di sini.

Foto menyesatkan itu juga dibagikan dengan klaim yang sama di sini, di sini, di sini, di sini dan di sini di Facebook; juga di Twitter di sini, di sini dan di sini. Foto itu juga dimuat oleh sejumlah media, misalnya Indonesiainside.id, Minanews.net dan Wartaekonomi.co.id.

Gambar menyesatkan itu juga telah dibagikan dengan klaim yang mirip dalam bahasa Inggris di sini dan dalam bahasa Arab di sini.

Klaim tersebut salah: foto itu telah disunting dengan menambahkan bendera Lebanon.

Pencarian gambar terbalik dan pencarian kata kunci di Google menemukan foto yang mirip di sini diunggah pada tanggal 19 April 2020 di akun Facebook resmi Kementerian Pariwisata Mesir.

Gambar yang diunggah akun Facebook kementerian Mesir itu menunjukkan dua piramida yang sama dihiasi dengan cahaya lampu berwarna biru keunguan. Tulisan berbahasa Inggris “EXPERIENCE EGYPT SOON”, terlihat di piramida bagian depan. 

Berikut tangkapan layar yang membandingkan foto di laporan Sindonews.com (kiri) dan foto yang diunggah oleh akun Facebook kementerian Mesir tersebut (kanan). AFP telah melingkari bagian-bagian yang sama dengan warna merah.

Perbandingan antara gambar menyesatkan (kiri) dan foto yang diunggah akun Facebook Kementerian Pariwisata dan Antik Mesir (kanan)

Video AFP yang diambil tanggal 19 April 2020 ini memperlihatkan piramida dengan warna cahaya yang sama. Keterangan foto, diterjemahkan dari bahasa Inggris ke dalam bahasa Indonesia, berbunyi: “Piramida megah dihiasi dengan cahaya biru dan disinari laser dengan pesan ‘Tetap di Rumah’ pada tubuh piramida Giza di luar ibukota Mesir, Kairo, pada saat Hari Warisan Dunia, saat negara itu berperang melawan penyebaran COVID-19.”

Kementerian Pariwisata Mesir juga telah membantah klaim tentang bendera Lebanon di piramida Giza itu. “Berita ini tidak benar,” seorang sumber di kementerian itu mengatakan kepada wartawan AFP biro Kairo lewat sambungan telepon.

Beberapa unggahan membagikan foto piramida yang menyesatkan dengan foto gedung Burj Khalifa yang dikenai cahaya lampu bergambar bendera Lebanon. Foto tersebut asli. Akun Facebook resmi gedung pencakar langit di Dubai itu telah mengunggah foto tersebut pada tanggal 5 Agustus 2020 di sini dengan keterangan: “dinyalakan sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudari kita #BurjKhalifa #Lebanon”.