Video ini menunjukkan turnamen permainan kartu di Arab Saudi

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah rekaman video telah ditonton puluhan ribu kali di berbagai platform media sosial dengan klaim video tersebut menunjukkan orang-orang sedang berjudi di Arab Saudi. Klaim itu salah. Video tersebut sebenarnya memperlihatkan dua turnamen permainan kartu yang diselenggarakan di Riyadh, ibu kota Arab Saudi, pada tahun 2018 dan 2020. 

Rekaman video yang berdurasi satu menit dan lima detik itu dibagikan di Facebook di sini pada tanggal 24 September 2021 dan telah ditonton lebih dari 55.000 kali.

Video itu memperlihatkan kerumunan pria mengenakan jubah putih dan serban serta beberapa wanita mengenakan niqab bermain kartu. 

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tangal 4 Oktober 2021

Status unggahan berbunyi: "Banyak sekali yang bertanya kenapa saya tidak pernah pakai GAMBIS dan bahkan satu pun saya gak punya gambis,
Klo sarung di lemari saya banyak..

"Video dibawah ini sedikit saja satu alasan diantaranya..
Di sana berjudipun pakai GAMBIS dan NIQOB,
Disana masuk diskotik pun pakai GAMBIS dan LC nya pun pakai niqob,

"Jadi ukuran ketakwaan bukan dinilai dari NIQOB dan GAMBIS."

Rekaman video itu telah telah ditonton lebih dari 24.000 kali setelah muncul dengan klaim serupa di Facebook di sini, di sini dan di sini; di Twitter di sini dan di sini; di TikTok di sini; dan di YouTube di sini

Akan tetapi, klaim itu salah. 

Pencarian gambar terbalik dan kata kunci di Google menemukan rekaman video itu terdiri dari dua klip yang direkam di tahun yang berbeda. 

Video pertama

Video pertama yang menunjukkan ratusan pria bermain kartu diunggah di sini di laman Facebook Life in Saudi Arabia pada tanggal 7 April 2018.

Keterangan video itu berbunyi: "Turnamen Baloot dimulai di Riyadh, Arab Saudi.… ”

Permainan kartu Baloot mirip dengan permainan kartu Belote dari Prancis dan merupakan salah satu permainan kartu terpopuler di kalangan muda di Teluk Persia, terutama di Arab Saudi. 

Video yang sama juga muncul di laporan yang diterbitkan surat kabar Pakistan berbahasa Inggris, The News International, pada tanggal 6 April 2018 dengan judul: “Arab Saudi mengadakan turnamen kartu pertama.”

Menurut laporan tersebut, turnamen Baloot berlangsung selama 14 hari dari tanggal 4 April 2018. Total hadiah di turnamen itu mencapai satu juta riyal Saudi, atau sekitar 3,8 miliar rupiah. 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video pertama di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Life in Saudi Arabia (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video pertama di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Life in Saudi Arabia (kanan)

Video kedua

Video kedua yang menunjukkan wanita mengenakan niqab bermain kartu bersama beberapa pria diunggah di YouTube di sini oleh Al Ekhbariya TV dari Arab Saudi pada tanggal 15 Februari 2020.

Diterjemahkan dari bahasa Arab, judul video itu adalah: "Perempuan berpartisipasi dalam turnamen permainan Baloot". 

Narator dalam video itu menjelaskan tentang permainan kartu Baloot dan seberapa umum permainan itu dimainkan di kawasan Teluk Persia dan bahwa perempuan untuk pertama kalinya berpartisipasi dalam turnamen tersebut.

Turnamen Baloot tersebut dimulai dari tanggal 13 Februari sampai tanggal 20 Februari 2020 dan diadakan di pusat perbelanjaan Riyadh Front, menurut Otoritas Hiburan Umum (GEA) Raba Saudi di sini

Harian Saudi Gazette menerbitkan laporan berita tentang turnamen tersebut di sinipada tanggal 17 Februari 2020. Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, laporan itu berjudul: "Kemeriahan menyelimuti turnamen Baloot saat wanita bertanding melawan pria untuk pertama kalinya."   

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Al Ekhbariya TV (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Al Ekhbariya TV (kanan)

AFP sebelumnya membongkar klaim salah yang memakai video kedua di unggahan menyesatkan bahwa video itu memperlihatkan kasino di Arab Saudi.