Ini adalah foto tampilan dekat satu jenis kumbang

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sejumlah unggahan Facebook, YouTube dan Twitter membagikan sebuah foto dan diklaim menunjukkan bentuk virus corona setelah diperbesar 2.600 kali. Klaim tersebut salah; foto tersebut memperlihatkan tampilan dekat serangga yakni satu jenis kumbang. 

Unggahan Facebook tanggal 8 Maret 2020 ini berisi link sebuah video YouTube.

Status Facebook itu tertulis: “Bentuk virus corona setelah diperbesar 2600x, wallahu a'lam”.

Tulisan bahasa Arab di bagian atas foto itu jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya: “Wabah virus corona setelah diperbesar 2.600 kali.”

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Link YouTube itu menunjukkan video berdurasi 2 menit 1 detik dan berjudul dalam bahasa Arab, yang terjemahan bahasa Indonesianya adalah: “Lihat wabah virus corona setelah diperbesar 2.600 kali dan bagaimana cara membasminya.”

Foto makhluk yang sama bisa dilihat di empat detik pertama di video YouTube itu. Video YouTube itu, diunggah pada tanggal 6 Maret 2020, telah ditonton lebih dari 5.000 kali.

Berikut tangkapan layar video YouTube yang menyesatkan itu:

Tangkapan layar video YouTube yang menyesatkan

Foto dan klaim yang sama juga diunggah di Facebook di sini dan telah dibagikan hampir 80 kali sebelum akhirnya dihapus.

Foto tersebut juga dibagikan di Facebook di sini dan di Twitter di sini dengan klaim yang mirip dalam bahasa Arab. 

Penyakit virus corona jenis baru, secara resmi disebut COVID-19, telah membunuh lebih dari 4.200 orang dan menginfeksi lebih dari 117.000 orang di lebih dari 100 negara, menurut laporan AFP tanggal 11 Maret 2020 ini. Sebagian besar jumlah kematian dan kasus positif terjadi di Wuhan, kota Tiongkok di mana penyakit tersebut pertama kali dideteksi pada akhir tahun 2019.

Klaim tersebut salah: foto itu menunjukkan tampilan dekat satu jenis kumbang.

Pencarian gambar terbalik di Google menggunakan gambar makhluk di foto itu menemukan bahwa foto itu pertama kali diunggah di sini pada tanggal 26 Februari 2020 oleh akun Twitter website berbahasa Arab, eheliosworld.com.

Cuitan berbahasa Inggris pada foto itu jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya: “Kumbang kecil berasal dari keluarga besar Curculionoidea. Kumbang jenis ini sangat kecil, berukuran lebih kecil dari 6 milimeter (4 inci) dan bersifat herbivora, gemar memakan tepung, gandum, barley dan sereal sarapan.” 

Foto yang sama juga diunggah dengan keterangan yang sama di halaman Facebook website tersebut pada tanggal 26 Februari 2020 di sini.

Berikut tangkapan layar perbandingan antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto yang diunggah di akun Twitter Helios (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di akun Twitter Helios (kanan)

Kumbang bukan termasuk jenis virus. Menurut artikel Encyclopaedia Britannica ini, kumbang kecil adalah sejenis serangga dari keluarga Curculionidae.

Video ini dan ini, dari situs foto Shutterstock, menampilkan seekor kumbang yang mirip seperti di unggahan yang menyesatkan. Keterangan kedua video Shutterstock tersebut, diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, artinya: “Kumbang tropis dari Amazon Ekuador, tampilan dekat.”