Unggahan Facebook ini berisi foto-foto suntingan para pemain bola dan foto seorang jurnalis Palestina lain yang matanya terluka di tahun 2018

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Foto-foto orang menutup mata kiri mereka telah dibagikan ratusan kali di unggahan Facebook dan diklaim mereka melakukan aksi solidaritas untuk wartawan Palestina yang matanya tertembak saat meliput bentrokan antara demonstran Palestina dan polisi Israel di Tepi Barat di awal November 2019. Unggahan itu juga berisi dua foto gabungan yang memperlihatkan jurnalis dengan luka di mata. Klaim tersebut menyesatkan: salah satu foto gabungan itu menunjukkan seorang wartawan Palestina lain yang matanya terluka di kejadian yang berbeda; sementara foto-foto pemain sepak bola di unggahan itu telah disunting dengan menambahkan penutup mata.

Foto-foto tersebut diunggah tanggal 18 November 2019 di status Facebook ini dan telah dibagikan lebih dari 120 kali. Unggahan itu berisi beberapa foto gabungan dan beberapa foto lain yang menampilkan orang-orang menutup mata kiri mereka dan memegang poster.

Status Facebook tersebut tertulis: “AKSI SOLIDARITAS TUTUP MATA KIRI DI PALESTINA.

“Sejumlah Bintang Sepak Bola Dunia Menutup Sebelah Matanya Sebagai Aksi Solidaritas Untuk Wartawan Gaza Muaz Amarineh Yang Di Tembak Mata Kirinya Oleh Sniper Israel.
...

“Sejumlah wartawan Gaza gelar aksi solidaritas untuk Muaz Amarineh yang ditembak sniper pasukan Israel saat meliput demonstransi di Khalil, Tepi Barat.
...

“Kami INDONESIA MENDO’KAN setulus hati untuk kalian.”

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Wartawan yang disebut dalam status Facebook itu, Muath Amarneh, menderita luka di matanya saat terjadi bentrokan antara polisi perbatasan Israel dan demonstran Palestina di Hebron, sebuah kota di Tepi Barat, pada tanggal 15 November 2019. Unggahan menyesatkan itu menyebut Hebron dengan nama lainnya Khalil. Amarneh mengklaim dia telah ditembak tepat di matanya oleh petugas keamanan Israel, AFP telah melaporkan di sini. Kepolisian Israel membantah tudingan tersebut.  

Foto dengan klaim yang mirip telah diunggah di tempat lain di Facebook di sini dan di sini, di mana foto itu telah dibagikan lebih dari 300 kali. 

Klaim tersebut menyesatkan: salah satu foto gabungan itu menunjukkan seorang jurnalis Palestina lain yang matanya terluka di kejadian yang berbeda; sementara foto-foto pemain sepak bola di unggahan itu telah disunting dengan menambahkan penutup mata.

Pencarian gambar terbalik dan pencarian dengan kata kunci tertentu di Google menemukan bahwa gambar menyesatkan pertama -- gambar gabungan yang memperlihatkan dua jurnalis terluka di mata --  berisi foto Attia Darwish, wartawan foto yang matanya terluka saat meliput demo di Gaza pada Desember 2018. Foto Attia itu telah dimuat di sini di laporan World Health Organization (WHO). Terjemahan keterangan foto itu adalah: “Attia Darwish terkena selongsong gas air mata di wajah.”

Berikut tangkapan layar laporan WHO:

Tangkapan layar laporan WHO

Pencarian berbeda menemukan bahwa jurnalis lain di foto gabungan itu adalah Amarneh dan foto itu diabadikan AFP sesaat setelah ia terluka pada tanggal 15 November. Foto AFP itu bisa dilihat di sini.

Berikut perbandingan antara gambar gabungan di unggahan Facebook menyesatkan (kiri) dan foto AFP (kanan atas) serta foto yang dimuat di laporan WHO (kanan bawah):

Perbandingan antara gambar gabungan di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AFP (kanan atas) serta foto di laporan WHO (kanan bawah)

Gambar menyesatkan kedua terdiri atas sembilan foto suntingan yang delapan di antaranya menunjukkan para pemain sepak bola memakai penutup mata. 

Pencarian gambar terbalik dan kata kunci di Google menemukan bahwa gambar suntingan itu pertama kali dimuat di Instagram di sini pada tanggal 17 November 2019. Pemilik akun Instagram itu, seorang desainer bernama Muhammad Mansour, mengatakan kepada AFP bahwa benar dia telah menyunting foto-foto pemain sepakbola itu. 

“Foto-foto tersebut adalah hasil suntinganku,” Mansour mengatakan lewat pesan langsung di Instagram. 

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, keterangan gambar editan di akun Instagram Mansour tertulis: “Bagaimana jika selebritas favoritmu terkena musibah yang menyebabkan dia kehilangan salah satu matanya. Apa reaksimu? Untungnya hal ini belum terjadi, dan sayangnya hal ini yang telah terjadi pada jurnalis Moua’ad Amarneh yang terkena tembakan salah seorang sniper pendudukan Israel pada saat meliput konfrontasi dan kemarahan yang saat ini terjadi di Hebron, menyebabkan jurnalis tersebut kehilangan mata kiri.”

Berikut tangkapan layar foto asli di unggahan Instagram:

Tangkapan layar foto suntingan yang asli

Gambar di pojok kanan bawah meperlihatkan Amarneh. Sisanya adalah bintang sepak bola; dari bagian tengah bawah searah jarum jam, mereka adalah: Zlatan Ibrahimovic, Neymar Jr, Paul Pogba, Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, Mohamed Salah, Luca Modric and Sergio Ramos

Pencarian gambar terbalik dan kata kunci tertentu menemukan foto utuh para pemain sepak bola itu dari berbagai website. Foto asli Messi, Ramos, Modric dan Neymar sebelumnya telah diunggah di website Getty Images berturut-turut bisa dilihat di sini, di sini, di sini dan di sini

Portal berita Inggris, The Irish Sun, telah mengunggah foto Ronaldo -- kredit fotonya diberikan pada Nike -- di laporan berita bulan May 2018 ini. Terjemahan judul artikel berita itu adalah: “Jagoan EL COMANDANTE Real Madrid, Cristiano Ronaldo, mengungkap nama panggilan barunya yang diberikan rekan tim Portugal.” 

Foto asli Pogba diabadikan oleh fotografer Inggris Paul Cooper dan telah diunggah di situs fotografi Cooper ini

Foto Ibrahimovic telah dimuat di berita ini oleh The Guardian. Terjemahan judul The Guardian itu adalah: “Zlatan Ibrahimovic: ‘Mourinho keren -- makin tua usia seorang pelatih, makin keren.’” Kredit foto Ibrahimovic tersebut diberikan kepada fotografer Daniel Blom.

Kemudian, foto utuh Salah ditemukan di sini di platform SeekPNG, website yang mengkurasi foto-foto PNG secara gratis.

Foto Amarneh yang sama di gambar gabungan yang menyesatkan telah dimuat di sini di laman Facebook Quds News Network, salah satu kantor berita Palestina.

Berikut perbandingan gambar gabungan kedua (kiri) dan foto utuh para pemain sepak bola (kanan):

Perbandingan antara gambar gabungan kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto asli (kanan)

Dua foto terakhir di unggahan Facebook menyesatkan menunjukkan sejumlah wartawan menutup mata mereka sebagai bentuk solidaritas dengan Amarneh yang matanya terluka. 

Foto-foto itu diberi tanda air bertuliskan Suara Palestina News Agency, media bahasa Indonesia dengan fokus berita Palestina, dan telah diunggah di laman Facebook lembaga itu di sini dan di sini pada tanggal 18 November 2019.

Suara Palestina juga memuat foto-foto itu di sini di sebuah laporan berita tentang aksi solidaritas yang dilakukan para jurnalis Palestina. Judul berita itu adalah: “Wartawan Palestina adakan aksi solidaritas untuk rekan mereka yang ditembak militer Israel.”

Berikut perbandingan antara foto ketiga di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto dari laman Facebook Suara Palestina (kanan):

Perbandingan antara foto ketiga di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto dari laman Facebook Suara Palestina (kanan)

Berikut perbandingan antara foto keempat di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto dari laman Facebook Suara Palestina (kanan):

Perbandingan antara foto keempat di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto dari laman Facebook Suara Palestina (kanan)

Middle East Monitor juga memberitakan aksi solidaritas itu di sini pada tanggal 18 November 2019 dengan judul: “Gaza berdiri dalam solidaritas dengan jurnalis Palestina Muath Amarneh.” 

KOREKSI: Laporan ini diperbarui pada tanggal 2 Desember 2019 untuk membetulkan ejaan nama pemain sepak bola Zlatan Ibrahimovic seperti yang tertulis di judul artikel The Guardian.