Video ‘gerhana bulan’ ini dibuat menggunakan pencitraan yang dihasilkan komputer

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 09/06/2021 pukul 10:00
  • Waktu baca 2 menit
  • Oleh: AFP Singapura, AFP Indonesia
Sebuah rekaman video telah ditonton ratusan ribu kali di Facebook, Instagram, Twitter dan YouTube dengan klaim video tersebut memperlihatkan gerhana bulan yang terlihat di daerah Arktik selama 30 detik. Klaim itu salah: video tersebut dibuat oleh seniman digital yang berbasis di Ukraina dengan menggunakan pencitraan yang dihasilkan komputer. 

 

Rekaman video berdurasi 36 detik itu muncul di Facebook di sini pada tanggal 28 Mei 2021 dan telah ditonton 175.000 kali. 

Status unggahan itu berbunyi: “Bayangkan... Duduk di tempat ini pada siang hari di antara Rusia dan Kanada di Arktik, ketika bulan muncul dalam ukurannya sebesar ini selama 30 detik dan setelah menghalangi matahari selama 5 detik menghilang....

“MasyaAllah Sungguh menakjubkan Ciptaannya Allah…”.

Image

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 8 Juni 2021 

Gerhana bulan total pertama setelah dua tahun terlihat pada tanggal 26 Mei 2021. Gerhana itu terjadi pada saat bulan berada di jarak terdekat dengan bumi, yang menurut para astronom adalah pertunjukan sekali dalam satu dekade, AFP melaporkan di sini.

Rekaman video yang sama yang dibagikan dengan klaim serupa juga telah ditonton lebih dari 140.000 kali di Facebook di sini, di sini dan di sini; di Twitter di sini; dan di YouTube di sini.

Video dengan klaim dalam bahasa Malaysia bisa dilihat di Facebook dan Twitter, sedangkan klaim dalam bahasa Inggris dapat dilihat di Instagram

Namun, klaim itu salah. 

Pencarian kata kunci di Google dan Twitter menemukan video yang sama diunggah di sini pada tanggal 17 Mei 2021 oleh pengguna TikTok bernama Aleksey Patrev

Di akun media sosialnya yang lain, yakni di artstation dan behance, Patrev mendeskripsikan dirinya sebagai seniman grafis komputer yang berbasis di Odessa, Ukraina. 

Patrev mengatakan perangkat lunak yang biasa digunakan adalah Autodesk 3Ds Max, Adobe After Effects, Adobe Photoshop, V-Ray dan Corona Renderer.

Menanggapi pertanyaan AFP mengenai video gerhana bulan tersebut, Patrev mengatakan: “Video itu milik saya”.  

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli yang diunggah oleh Patrev (kanan):

Image

Perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli yang diunggah oleh Patrev (kanan) 

Video TikTok Patrev lainnya yang diunggah sejak tanggal 14 Mei 2021 juga berfokus pada tema kosmos, khususnya bulan.

Video lain yang ia unggah pada tanggal 26 Mei 2021, yang juga ada di saluran YouTube-nya, dimaksudkan untuk menunjukkan kehancuran bulan.

Videografer AFP merekam cuplikan “Super Blood Moon” yang asli pada tanggal 25 Mei 2021, seperti di sini di Athena dan di sini di Sydney.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami