
Video ini menunjukkan kampanye pilpres di Buenos Aires pada tahun 2019
- Artikel ini berusia lebih dari setahun.
- Diterbitkan pada hari 08/12/2020 pukul 07:30
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: AFP Indonesia
Hak Cipta © AFP 2017-2025. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Video itu telah ditonton lebih dari 200 kali di unggahan tanggal 28 November 2020 ini. Keterangannya berbunyi, “Acara Pemakaman Diego Maradona di Argentina.”

Puluhan ribu orang di Buenos Aires memberikan penghormatan terakhir kepada bintang sepakbola Argentina Diego Maradona, yang wafat tanggal 25 November 2020, seperti dilaporkan AFP di sini.
Video itu juga telah ditonton sebanyak lebih dari 750 kali setelah muncul dengan klaim serupa di unggahan ini dan ini di Facebook serta unggahan ini di Instagram.
Akan tetapi, klaim tersebut salah.
AFP menggunakan beberapa potongan klip dari alat pemeriksaan digital InVID-WeVerify untuk pencarian gambar terbalik di Google. Penelusuran itu menemukan video serupa ini , yang diunggah ke Twitter tanggal 20 Oktober 2019.
La convocatoria política más numerosa desde la de Alfonsín en 1983. Ahora que van a decir los medios de prensa de los K que mienten en todos los actos de Macri? NADA ESTÁ PERDIDO. TODO ES POSIBLE SI CUIDAMOS CADA VOTO.. pic.twitter.com/eg38PLztop
— El Censor86 (@ElCensor3) October 20, 2019
Terjemahan dari cuitan berbahasa Spanyol itu adalah: “Kerumunan politik terbesar sejak Alfonsin di tahun 1983. Dengan begini, masihkah media K akan memberitakan kebohongan-kebohongan di acara-acara Macri? JANGAN BILANG KALAU KITA KALAH. SEGALANYA MUNGKIN JIKA KITA MEMBERI PERHATIAN PADA SETIAP SUARA.”
“Alfonsin” merujuk pada almarhum Raul Alfonsin, presiden Argentina tahun 1980-an yang terpilih sebagai pemimpin sipil pertama negara itu setelah pemerintahan junta militer berkuasa selama delapan tahun.
“K” merujuk pada mantan presiden Nestor Kirchner (2003-2007) dan penerusnya dan istrinya, Cristina Fernandez de Kirchner (2007-2015).
“Macri” merujuk kepada Mauricio Macri, presiden Argentina dari bulan Desember 2015 sampai bulan Desember 2019.
Massa membludak saat capres petahana Macri mengadakan acara kampanye pilpres di monumen Obelisk di Buenos Aires pada tanggal 19 Oktober 2019, seperti dilaporkan di sini dan di sini.
Berikut perbandingan antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Twitter (kanan):

Spanduk kampanye Macri bertuliskan “Si Se Puede” (Ya Anda Bisa) dan sepasang layar besar juga dapat dilihat di detik ke-3 di video menyesatkan dan cocok dengan apa yang terlihat di foto AFP ini, yang menunjukkan kampanye Macri tanggal 19 Oktober 2019. Monumen Obelisk terlihat juga terlihat di video menyesatkan.
Di bawah ini adalah perbandingan video di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AFP (kanan):

Macri kalah di pilpres Argentina pada akhir Oktober 2019.
Sebelumnya klaim bahwa rekaman itu menunjukkan unjuk rasa menentang presiden Argentina saat ini Alberto Fernandez, di bulan Juni 2020 telah dibantah oleh AFP di sini.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami