Video ini menunjukkan kebakaran di bangunan perumahan di Chongqing, kota lain di Tiongkok

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah video yang memperlihatkan gedung yang terbakar telah ditonton puluhan ribu kali di berbagai unggahan Facebook, Twitter dan YouTube dengan klaim yang menyatakan klip itu menunjukkan hotel yang terbakar di Wuhan, kota di Tiongkok yang merupakan pusat wabah virus corona baru. Klaim itu salah: petugas pemadam kebakaran Wuhan dan Chongqing memberikan klarifikasi video tersebut sebenarnya memperlihatkan kebakaran di blok perumahan di kota Chongqing, yang tidak ada hubungannya dengan virus corona baru; citra tampilan jalan di Baidu Maps menunjukkan bangunan yang sama seperti yang terlihat di video tersebut. 

Video berdurasi 20 detik ini diunggah di Facebook pada tanggal 15 Februari 2020 dan telah ditonton lebih dari 36.000 kali serta dibagikan lebih dari 1.500 kali. 

Status unggahan itu berbunyi: “Hotel Gusthian Street di Wuhan tempat Cina diisolasi 30 lantai meledak .ratusan Cina terkurung didalam.pemerintah Cina belum bisa menentukam berapa banyak yg terbakar hidup2
Kekuasaan Allah .lebih dari segala galanya..”

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Di Tiongkok, angka kematian dari virus corona tipe baru, atau COVID-19, yang pertama kali muncul di kota Wuhan, di Provinsi Hubei, di akhir tahun 2019 mencapai 2.000 sedangkan jumlah orang yang positif terinfeksi melebihi 74.000, AFP melaporkan di sini pada tanggal 19 Februari 2020. 

Kota Wuhan telah diisolasi sejak tanggal 23 Januari 2020, menurut laporan AFP ini

Video yang sama juga muncul di Facebook di sini, di sini dan di sini; serta di YouTube di sini dan di sini; dengan klaim serupa dan telah ditonton lebih dari 20.000 kali. 

Video dengan klaim dalam bahasa Cina juga muncul di Facebook di sini dan di sini, di Twitter di sini dan di sini, serta di YouTube di sini dan di sini

Akan tetapi, klaim itu salah. Petugas pemadam kebakaran Wuhan dan Chongqing memberikan klarifikasi bahwa kebakaran tersebut terjadi di Chongqing, yang terletak di Provinsi Sichuan, dan tidak ada hubungannya dengan virus corona baru. 

Dinas Pemadam Kebakaran Wuhan membantah klaim itu pada tanggal 7 Februari 2020 melalui akun Weibo mereka yang telah diverifikasi di sini. Diterjemahkan dari bahasa Cina ke bahasa Indonesia, klarifikasi tersebut berbunyi: “Seorang warga di Jiaxingyua, Jalan Gutian Keempat, Wuhan, menggunakan disinfektan alkohol, yang menyebabkan kebakaran dan ledakan? Rumor dibantah: Yang benar adalah api membakar sebuah bangunan di daerah perumahan Jiazhou Garden di Chongqing sekitar pukul 5 sore pada tanggal 1 Januari 2020.” 

Unggahan tersebut juga memuat tangkapan layar dari sebuah video yang menyesatkan dengan tempelan aksara Cina warna merah yang berarti “rumor”.

Berikut tangkapan layar unggahan Weibo: 

Tangkapan layar unggahan Weibo

Pada tanggal 1 Januari 2020, Dinas Pemadam Kebakaran Chongqing melaporkan kebakaran di tempat yang sama di sini. Di unggahan Weibo terpisah pada tanggal 20 Januari 2020 ini, dinas mengatakan kebakaran itu dipicu oleh rokok. 

Diterjemahkan dari bahasa Cina ke bahasa Inggris, unggahan tertanggal 20 Januari itu berbunyi: “Sekitar pukul 16:42 1 Januari 2020, kebakaran terjadi di gedung A4 di perumahan Taman Jiazhou, distrik Yubei, kota Chongqing, tetapi tidak ada korban jiwa.

“Investigasi kami menunjukkan kobaran api muncul setelah Yang, penyewa yang tinggal di unit 2-5 di gedung A4, secara tidak sengaja membakar selimut saat merokok. Dia kemudian menempatkan selimut di balkon tanpa memadamkan api sepenuhnya, membuat selimut itu terbakar lagi. Benda-benda yang mudah terbakar di dekatnya kemudian ikut terbakar saat kebakaran besar terjadi.”

Dengan menggunakan alamat yang diberikan oleh petugas pemadam kebakaran, AFP menemukan tampilan bangunan di Baidu Maps yang sesuai dengan blok menara yang terlihat dalam video di unggahan menyesatkan. 

Berikut tangkapan layar citra tampilan jalan Baidu Maps itu: 

Tangkapan layar citra tampilan Baidu Maps

Kebakaran di Chongqing itu juga dilaporkan di sini dan di sini oleh media pemerintah Tiongkok People’s Daily pada tanggal 1 Januari 2020.