Video ini menunjukkan kecelakaan kapal di Selat Bali pada tahun 2016, bukan 2021

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 11/02/2021 pukul 08:40
  • Waktu baca 2 menit
  • Oleh: AFP Indonesia
Sebuah rekaman video telah ditonton ribuan kali di berbagai unggahan di Facebook, Twitter dan YouTube dengan klaim video tersebut memperlihatkan kapal tenggelam di perairan Pulau Bali pada bulan Februari 2021. Klaim itu menyesatkan: video tersebut telah beredar secara daring di dalam laporan tentang kecelakaan kapal feri di Selat Bali pada bulan Maret 2016. 

Rekaman video berdurasi empat menit dan 46 detik itu muncul pada tanggal 6 Februari 2021 di Facebook di sini dan telah ditonton lebih dari 2.100 kali. 

Image
Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 10 Februari 2021

Status unggahan itu berbunyi: “Kapal tenggelam hari ini Juma,at 5 Februari 2021 di Gilimanuk ..semoga    para penumpang terselamatkan dan tdk ada yg meninggal... Aamiin ya Allah”. 

Teks yang ditempel di video berbunyi: “Kapal tenggelam hari ini Juma,at 5 Februari 2021 di Gilimanuk”. 

Pelabuhan Gilimanuk terletak di Kabupaten Jembrana, Bali. 

Rekaman video yang sama telah ditonton lebih dari 2.500 kali setelah dibagikan dengan klaim serupa di Facebook di sini dan di sini, di Twitter di sini dan di sini, serta di YouTube di sini dan di sini

Klaim itu salah. 

Pencarian gambar terbalik dan kata kunci di Google menemukan video ini, yang diunggah oleh Tribun Jogja di saluran YouTubenya pada tanggal 5 Maret 2016, dengan judul: “Video Amatir Detik-detik Kapal Revalia 2 Tenggelam di Selat Bali”. 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara rekaman video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Tribun Jogja (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara rekaman video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Tribun Jogja (kanan)

The Jakarta Post melaporkan pada tanggal 4 Maret 2016 kapal feri tersebut tenggelam di Selat Bali saat berlayar dari Gilimanuk ke Banyuwangi. Kecelakaan itu menewaskan enam orang, menurut laporan Detik.com di sini

Polres Jembrana mengunggah klarifikasi di halaman Facebooknya pada tanggal 6 Februari 2021 yang menyatakan rekaman video itu adalah “video kejadian lama pada tanggal 4 Maret 2016”. 

Humas Polres Jembrana juga mengatakan kepada AFP melalui pesan WhatsApp pada tanggal 10 Februari 2021 “tidak ada kejadian kecelakaan” di pelabuhan Gilimanuk di minggu pertama bulan Februari. 

AFP telah menerbitkan laporan periksa fakta mengenai video yang sama dengan klaim salah yang menyatakan video itu menunjukkan kapal feri yang tenggelam di Danau Toba pada bulan Januari 2019 di sini

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami