Sebagian besar foto-foto ini menunjukkan bencana gempa di Turki, Italia dan Pakistan

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sejumlah unggahan di Facebook dan Instagram menyebarkan enam foto yang diklaim menunjukkan kerusakan yang diakibatkan gempa bumi di Tajikistan pada bulan Februari 2021. Klaim itu menyesatkan. Dua dari foto tersebut beredar di dalam laporan tentang getaran gempa berpusat Tajikistan yang juga dirasakan di India pada bulan Februari 2021. Empat sisanya menunjukkan bencana gempa bumi di Turki, Italia dan Pakistan dalam tiga tahun terakhir. 

Keenam foto itu diunggah ke Facebook tanggal 14 Februari 2021 di sini.

Keterangan unggahan itu berbunyi: “Tajikistan

“Gempa berkekuatan 6,4 skala Richter melanda Azad Kashmir, jumat malam pada pukul 22:02 Tajikistan adalah pusat gempa sedalam 80 km. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

“Getaran kuat dirasakan di India Utara di Jammu dan Kashmir, Punjab, Haryana, Himachal Pradesh, Delhi-NCR dan Uttarakhand.nnMenurut Departemen Metrologi India (IMD), episentrum gempa adalah Tajikistan.nnIMD mengatakan gempa tersebut berkekuatan 6,3 pada skala Richter. Gempa terjadi pada pukul 10.31 WIB (IST) dengan koordinat 38.00 LU dan 73.58 E. Kedalaman gempa ini mencapai 74 km 12 02 21.”

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil tanggal 18 Februari 2021

Gempa bumi bermagnitudo 6,3 mengguncang Tajikistan tanggal 12 Februari 2021. Getarannya turut dirasakan penduduk di negara-negara lain, seperti di India bagian utara, sebagaimana dilaporkan oleh The Hindustan Times dan The Hindu

Foto-foto tersebut juga disebarkan oleh unggahan-unggahan lain di sini, di sini dan di sini.

Sementara itu, foto-foto tersebut juga muncul di postingan dengan klaim serupa dalam bahasa Inggris, seperti di sini dan di sini di Facebook, serta di sini dan di sini di Instagram. 

Akan tetapi, klaim tersebut menyesatkan.

Empat dari keenam foto yang disebarkan menunjukkan kerusakan paska gempa bumi di Turki, Italia, dan Pakistan dalam tiga tahun belakangan.

Foto pertama

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan foto pertama muncul di dalam artikel berbahasa Prancis ini, yang diterbitkan kantor berita Turki, Anadolu Agency, pada tanggal 24 Januari 2020. 

Terjemahan judul berita itu berbunyi, “Turki / Gempa bumi di Elazig: ada 35 gempa susulan yang terekam.”

Paragraf pertama berita itu berbunyi, “Sebuah gempa bumi bermagnitudo 6,8 mengguncang wilayah Elazig, Turki bagian tenggara, Jumat malam.”

Gempa bermagnitudo 6,8 itu mengguncang kawasan tersebut pada tanggal 24 Januari 2020, menewaskan sedikitnya 29 orang dan melukai hampir 1.500 orang, AFP melaporkan di sini dan di sini

Berikut ini adalah perbandingan antara foto pertama di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Anadolu Agency (kanan):

Perbandingan antara foto pertama di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Anadolu Agency (kanan)

Foto kedua

Pencarian gambar terbalik menemukan foto kedua diterbitkan di dalam laporan tanggal 27 Desember 2018 ini tentang gempa bumi di Sisilia, Italia, yang dipicu letusan Gunung Etna. Foto dengan kredit Australian Associated Press itu dibubuhi keterangan yang berbunyi, “Sebuah rumah yang rusak di Fleri, Sisilia, Italia.”

Sejumlah orang luka-luka dan bangunan rusak karena gempa bermagnitudo 4,8 yang mengguncang wilayah di dekat Gunung Etna, Italia, pada tanggal 26 Desember 2018, beberapa hari setelah gunung berapi itu meletus, AFP melaporkan di sini.

Di bawah ini adalah perbandingan antara foto kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Australian Associated Press (kanan):

Perbandingan antara foto kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Australian Associated Press (kanan)

Foto ketiga

Pencarian gambar terbalik menemukan foto ketiga sebelumnya diterbitkan oleh AFP di sini, tertanggal 24 Januari 2020.

Keterangan foto itu berbunyi, “Para petugas dan polisi Turki bekerja di lokasi sebuah rumah yang rusak dihantam gempa bermagnitudo 6,8 di Elazig, Turki bagian utara, pada tanggal 24 Januari 2020. Sebuah gempa bumi hebat bermagnitudo 6,8 mengguncang Turki bagian utara. Bencana itu menewaskan sedikitnya empat orang, merusak banyak bangunan, dan memaksa para penduduk keluar rumah dalam kepanikan. Satuan petugas penyelamatan sedang dikirimkan menuju ke lokasi gempa, yang memiliki episentrum di Sivrice, sebuah kota kecil tepi danau di provinsi Elazig, Turki bagian utara.”

Di bawah ini adalah perbandingan antara foto ketiga di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AFP (kanan):

Perbandingan antara foto ketiga di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AFP (kanan)

Foto keempat

Foto keempat, menunjukkan celah besar menganga di sebuah jalan, diterbitkan media Pakistan Geo News di laporan tanggal 24 September 2019 ini. Judul artikel berbahasa Inggris itu berbunyi, “Gambar dan video kerusakan paska gempa bumi di Pakistan bagian utara dan AJK.”

Paragraf pertama laporan itu berbunyi, “Sebuah gempa bermagnitudo 5,8 di Pakistan bagian utara, serta Mirpur di kawasan Azad, Jammu dan Kashmir, hari Selasa, melukai puluhan orang dan merusak infrastruktur perkotaan, khususnya jalan-jalan raya.”

Gempa bumi itu menewaskan setidaknya 19 orang dan mencederai ratusan lainnya, AFP melaporkan di sini

Di bawah ini adalah perbandingan antara foto keempat di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Geo News (kanan):

Perbandingan antara foto keempat di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Geo News (kanan)

Foto kelima dan keenam

Dua foto lainnya telah muncul di dua laporan media India yang memberitakan bahwa gempa tanggal 12 Januari 2021 di Tajikistan turut dirasakan penduduk di India bagian utara. Satu foto menunjukkan orang-orang keluar rumah di Delhi dan foto lainnya foto lainnya diambil di Srinagar.