Seorang pria menyeberang jalan di depan kafe dan restoran yang ditutup karena pembatasan penyebaran virus corona di Hanoi pada tanggal 17 Februari 2021. (AFP / Manan Vatsyayana)

Unggahan di media sosial membagikan klaim salah bahwa tak ada kematian akibat Covid-19 di Vietnam

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Berbagai unggahan di Facebook mengklaim tidak ada kematian akibat Covid-19 di Vietnam karena masyarakatnya mengonsumsi teh panas yang dicampur dengan lemon. Klaim itu salah. Sampai dengan tanggal 23 Februari 2021, Vietnam telah mencatat 35 kematian akibat virus corona jenis baru. Para pakar kesehatan mengatakan “tidak ada bukti” teh lemon panas merupakan obat Covid-19. 

Klaim tersebut dibagikan di Facebook di sini pada tanggal 29 Januari 2021. 

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 24 Februari 2021

Status unggahan itu berbunyi: “*Kabar gembira dan istimewa.. Vietnam korban covid 19 tidak ada yng mati...Berita super.. obat virus covid 19  sudah tercapai informasi dari negara Vietnam.. virus covid 19 tidak menyebabkan kematian.. ternyata resepnya sangat sederhana tapi sangat ampuh.. hanya 1 teh..2 lemon..minumlah teh panas setelah di campur perasan lemon..dapat segera membunuh virus covid 19..dan dapat sepenuhnya menghilangkan virus covid 19 dari tubuh...

“2 bahan ini membuat sistem kekebalan tubuh menjadi bersifat basa.. karena ketika malam tiba sistem tubuh menjadi asam.. kemampuan detensif juga akan berkurang.. itulah sebabnya orang Vietnam santai saja dengan menyebarnya virus covid 19... Di Vietnam rata2 semua orang minum segelas air panas dengan sedikit lemon di malam hari...

“Karena telah terbukti membunuh virus covid 19 secara total... Bagikan resep sakti ini kepada siapapun untuk memburu pahala... Resep sederhana ini sangat efektif karena tidak akan terinfeksi virus covid 19....” 

Klaim yang mirip juga dibagikan di unggahan lain di Facebook di sini, di sini, di sini dan di sini

Klaim dalam bahasa Malaysia juga dibagikan di Facebook di sini dan di sini

Akan tetapi, klaim itu salah. 

Kasus kematian akibat Covid-19

Sampai dengan tanggal  23 Februari, 2021, Vietnam telah mencatat 35 kasus kematian akibat Covid-19, menurut Kementerian Kesehatan di sini dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) di sini

Tangkapan layar situs web WHO, diambil pada tanggal 24 Februari 2021

Pengobatan yang salah

Hafizah Sobri dari Medical Mythbusters Malaysia, koalisi profesional kesehatan Malaysia yang membongkar mitos terkait medis di media sosial, mengatakan kepada AFP bahwa “tidak ada bukti” teh lemon panas dapat mengobati seseorang yang terinfeksi Covid-19.

“Teh panas dan lemon tidak akan membantu Anda bernapas lebih baik dan juga tidak akan mengembalikan indra penciuman dan perasa yang hilang (gejala yang biasanya terlihat pada individu yang terinfeksi Covid-19). Intinya, teh dan lemon hangat untuk sementara dapat meredakan radang tenggorokan biasa tapi TIDAK BISA mengobati atau mencegah Covid-19,” dia berkata lewat surel pada tanggal 22 Februari 2021. 

“Dengan bukti yang kami miliki saat ini, tidak ada pengobatan rumahan / perawatan / bahan-bahan rumahan yang dapat mencegah atau mengobati virus tersebut.” 

Dr Anuradha P. Radhakrishnan, dokter spesialis penyakit menular di Rumah Sakit Selayang, di kota Batu Caves, Malaysia, mengatakan kepada AFP melalui surel pada tanggal 22 Februari 2021: “Sejauh ini tidak ada pengobatan rumahan yang memiliki khasiat yang dapat diandalkan. Semua pengobatan rumahan ini bisa membahayakan jika tidak ditindaklanjuti dengan pengujian yang sesuai dan pengobatan serta pemantauan. Oleh karena itu, sangat penting agar masyarakat memperhatikan gejala-gejala yang mereka [rasakan] dan melakukan tes yang sesuai dan tepat waktu untuk menghindari gejala klinis lebih lanjut.” 

AFP telah menerbitkan beberapa laporan periksa fakta untuk membantah klaim tentang pengobatan rumahan untuk Covid-19 serta pencegahannya, seperti minum air dengan lemon, minum teh, makan makanan alkali seperti lemon dan minum aspirin dicampur dengan jus lemon dan madu

COVID-19