Video ini menunjukkan penumpang dan kru pesawat bereaksi saat powerbank terbakar di atas penerbangan Royal Brunei Airlines

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Video ini ditonton ratusan ribu kali di Facebook dengan klaim yang menyatakan bahwa penumpang dan kru pesawat bereaksi saat sebuah ponsel meledak di suatu penerbangan karena tidak dimatikan. Klaim itu sesat: video tersebut menunjukkan kondisi setelah powerbank seorang penumpang yang terlalu panas lalu terbakar di penerbangan Royal Brunei Airlines. 

Video berdurasi 84 detik yang menunjukkan kru pesawat berusaha memadamkan benda yang mengeluarkan asap di dalam tas tangan di suatu penerbangan diunggah di Facebook di sini pada tanggal 9 Oktober 2019. Klip tersebut telah ditonton lebih dari 175.000 kali dan dibagikan lebih dari 3.100 kali. 

Status unggahan tersebut berbunyi:

“WARNING
Penumpang yang konyol
Ini orang naik pesawat HPnya tidak dimatikan, terbakar dan meledak dalam tasnya. Padahal selalu diberi tau, harap matikan HP, karena mengganggu sistem navigasi kami,, kok masih bandel juga & nggak tau diri,,!!”

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Video yang sama dengan klaim yang mirip juga dibagikan di unggahan Facebook lainnya di sini, di sini dan di sini serta di Twitter di sini dan di sini, di mana klip tersebut telah ditonton lebih dari 584.000 kali. 

Klaim itu sesat. Video itu sebenarnya menunjukkan akibat dari pengisi baterai portabel, juga dikenal sebagai powerbank, yang terlalu panas dan akhirnya terbakar di penerbangan Royal Brunei Airlines pada bulan Januari 2019.

Pencarian kata kunci di Google menemukan salinan video yang diunggah di YouTube di sini pada tanggal 6 Januari 2019. Judul video tersebut adalah: “Powerbank meledak di pesawat saat charge HP”. 

Berikut perbandingan tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di YouTube (kanan): 

Perbandingan tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di YouTube (kanan)

The Star, media Malaysia, mengunggah video insiden yang sama diambil dari sudut pandang yang berbeda di kanal YouTube mereka pada tanggal 4 Januari 2019 di sini. Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, video itu berjudul: “Powerbank terbakar di penerbangan Royal Brunei dari Hong Kong.” 

Surat kabar Singapura The Straits Times melaporkan bahwa insiden powerbank meledak itu terjadi pada tanggal 3 Januari 2019 di penerbangan Royal Brunei Airlines dari Hong Kong ke Bandar Seri Begawan, ibukota Brunei.

Royal Brunei mendokumentasikan informasi mengenai insiden itu di situs resminya di sini. Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, paragraf pertama laporan itu berbunyi: “Penerbangan Royal Brunei Airlines (RB) BI636 dalam perjalanan dari Hong Kong menuju Bandar Seri Begawan pada tanggal 3 Januari 2019 mengalami insiden powerbank selama penerbangan.”