
Video ini menunjukkan selawat yang dilantunkan di Bosnia dan Herzegovina
- Artikel ini berusia lebih dari setahun.
- Diterbitkan pada hari 08/09/2020 pukul 12:20
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: AFP Indonesia
Hak Cipta © AFP 2017-2025. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Rekaman video berdurasi satu menit 30 detik ini diunggah pada tanggal 24 Mei 2020 dan telah ditonton lebih dari 24.000 kali.

Teks yang ditempelkan di video itu berbunyi: “RUSIA BerSholawat”.
Rekaman video itu telah beredar di Facebook setidaknya sejak tahun 2019 di sini, di sini, di sini dan di sini.
Akan tetapi, klaim itu salah.
Pencarian gambar terbalik diikuti dengan pencarian kata kunci di Facebook menemukan video yang diunggah oleh Utusan Malaysia di saluran YouTube surat kabar berbahasa Malaysia itu di sini pada tanggal 26 Maret 2018.
Judul video itu berbunyi: “Kehebatan Sharifah Khasif”.
Keterangan video itu diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai: “KUALA LUMPUR 26 Maret - Video qariah terkenal nasional Sharifah Khasif Fadzilah Syed Mohd Baduzzaman Al Yahya menyanyikan lagu kasidah di Sarajevo, Bosnia Herzegovina di akhir tahun lalu mulai menjadi viral hari ini.
“Video berdurasi 6 menit 25 detik itu menunjukkan Sharifah Khasif melantunkan Selawat Rasulullah di hadapan lebih dari 10.000 orang dan diiringi dua penari Sufi dari Turki serta sekelompok penyanyi latar dan musisi pengiring.”
Adegan di video di unggahan menyesatkan bisa dilihat dari menit ke-2:22 di video asli.
Berikut perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Utusan Malaysia (kanan):

Sharifah juga mengunggah video yang sama di laman Facebooknya pada tanggal 24 Maret 2018 di sini.
Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, status unggahan itu berbunyi: “Saya merasa terhormat untuk mewakili negara saya, Malaysia di malam Alquran dan Kasidah Internasional yang mulia di Bosnia & Herzegovina dengan lebih dari 10.000 penggemar dari seluruh dunia, setelah 30 tahun berlumuran darah, keringat dan air mata .... Saya bersyukur atas semua keistimewaan menjadi Qariah Internasional membawa jalan saya, kesempatan untuk melihat dunia, persahabatan, pertemanan dan masih banyak lagi .... Pasti kenangan terbaik yang akan saya hargai dan tidak pernah lupa .. Terima kasih telah menerima saya..❤️”.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami