Tenaga medis Arab Saudi merayakan penutupan ruang isolasi rumah sakit

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah rekaman video yang dimaksudkan untuk memperlihatkan tenaga medis Rusia yang merayakan pembuatan vaksin virus corona telah ditonton ratusan ribu kali di Facebook dan YouTube. Klaim itu salah; video itu menunjukkan staf medis merayakan penutupan ruang isolasi di Rumah Sakit King Saud Medical City (Al-Shumaisi) di Riyadh, Arab Saudi.

Rekaman video berdurasi 59 detik itu muncul di Facebook di sini pada tanggal 14 Agustus 2020 dan telah ditonton lebih dari 18.000 kali dan dibagikan hampir 400 kali. 

Sebagian status unggahan itu berbunyi: “Akhirnya Rusia pemenangnya pembuat vaksin anti covid 19 pertama di dunia yg diberi nama Sputnik V dan akan diproduksi massal dengan harga hanya kira2 Rp 35 ribu per satuan... cukup menahan serangan covid 19... bravo Kamerad Putin !!!”

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 7 September 2020

Pada tanggal 11 Agustus 2020, Presiden Vladimir Putin menyatakan Rusia sebagai negara pertama yang menyetujui vaksin virus corona, seperti dilansir AFP di sini

Rekaman video yang sama juga dibagikan di Facebook di sini, di sini, di sini dan di sini; serta di YouTube di sini dan di sini

Video itu telah ditonton lebih dari 293.000 kali setelah diunggah dengan klaim serupa dalam bahasa Malaysia di sini dan dalam bahasa Tionghoa di sini dan di sini

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan video yang sama diunggah di sini Twitter pada tanggal 11 Agustus 2020.

Video itu diunggah oleh dr. Khaled Al-Dahmashi, direktur Rumah Sakit King Saud Medical City (KSMC), di Riyadh, ibu kota Arab Saudi.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di Twitter (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di Twitter (kanan)

Cuitan berbahasa Arab itu diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai: “Kegembiraan petugas medis dan perawat di King Saud Medical City #AlShumaisi dengan menutup bangsal isolasi yang diperuntukkan bagi #Covid19 di Rumah Sakit Umum tersebut, setelah penurunan jumlah infeksi yang signifikan dan peningkatan kecepatan pemulihan, puji syukur kepada Tuhan."

Keesokan harinya, dia mencuitkan ulang video tersebut dengan komentar berupa klarifikasi. Diterjemahkan dari bahasa Arab ke bahasa Indonesia, klarifikasi itu berbunyi: “Ini untuk memperjelas bahwa bangsal ini memiliki 80 tempat tidur perawatan intensif di rumah sakit umum di KSMC. Bangsal itu ditutup setelah jumlah kasus berkurang, perawatan intensif diperluas dari 130 tempat tidur menjadi 460 untuk Covid-19. Masih ada kasus Covid-19 silakan ikuti rekomendasi Kementerian Kesehatan. Terima kasih kepada staf medis, terima kasih khusus kepada @tfrabiah.”

@tfrabiah adalah akun Twitter resmi Menteri Kesehatan Arab Saudi Tawfiq al-Rabiah.

Saudi24 News menerbitkan laporan dalam bahasa Inggris di sini pada tanggal 11 Agustus 2020. 

Diterjemahkan ke bahasa Indonesia, judul laporan itu adalah: "Video .. Petugas medis di King Saud Medical City merayakan penutupan bangsal isolasi kasus Corona."

Paragraf pertama laporan tersebut berbunyi: “Direktur Rumah Sakit Umum King Saud Medical City, dr. Khaled Al-Dahmashi, mengunggah video kegembiraan petugas medis dan perawat dalam menutup bangsal isolasi yang ditujukan untuk kasus infeksi virus corona.”

VIRUS CORONA