Video ini menunjukkan anak laki-laki melantunkan ayat Alquran di Zanzibar, bukan di Papua

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah video telah ditonton ratusan ribu kali di Facebook, Instagram dan YouTube dengan klaim yang menyatakan video itu memperlihatkan seorang anak lelaki dari Papua yang melantunkan ayat-ayat Alquran. Klaim itu salah: video anak laki-laki yang melantunkan ayat Alquran tersebut direkam di Zanzibar.  

Video berdurasi tiga menit dan sembilan detik itu diunggah pada tanggal 6 Desember 2020 di Facebook di sini dan telah ditonton lebih dari 91.000 kali. 

Status unggahan itu berbunyi: “Subhanallah...lantunn ayat2 Suci Al Qur'an..anak Papua asli orang gunung, Kec.Walesi Wamena.prop.Papua...yg Viralkn ini innsya Allah..akn mndptkn Kebarokahan hidupnya & Ridho Nya Allah.SWT.. Aamiin3x ya Allah ya Mujiibassa'iliin.”

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 17 Desember 2020

Walesi adalah sebuah distrik di Kabupaten Wamena, Provinsi Papua. 

Tribun Timur mengunggah video tersebut di YouTube pada tanggal 12 Desember 2020, dengan judul: “Viral, Bocah dari Papua Ini Lantunkan Alquran Dengan Sangat Merdu”. Video tersebut telah ditonton lebih dari 585.000 kali.

Video tersebut juga muncul dengan klaim serupa di Facebook di sini, di sini dan di sini, serta di Instagram di sini.

Akan tetapi, klaim itu salah.

Pencarian gambar terbalik di Google dengan keyframe yang diekstrak dengan InVID-WeVerify, diikuti dengan pencarian kata kunci, menemukan video ini diunggah oleh ulama dan cendekiawan muslim dari Zimbabwe, Mufti Ismail Menk, di akun Instagram resminya pada tanggal 6 Desember 2020. 

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, tiga paragraf keterangan video itu berbunyi: “Ini adalah Bakari muda dari sebuah desa di Kepulauan Pemba di Tanzania. Saya mengunggah lantunannya baru-baru ini di saluran YouTube saya.

“Ayat yang satu ini membuat merinding. Cara dia membacanya luar biasa. Subhanallah. .

“Video ini direkam oleh seorang saudara dari Water Fall Charity UK, yang terkesan dengan bacaannya. Semenjak itu video tersebut telah menjadi viral.”

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Mufti Menk (@muftimenkofficial)

 

Menk juga mengunggah video yang sama di saluran YouTube resminya di sini pada tanggal 3 Desember 2020.

Water Fall, organisasi amal yang terdaftar di Inggris dan yang berfokus pada krisis air di Afrika dan India, mengunggah video yang sama di akun Instagramnya pada tanggal 5 Desember 2020. Di keterangan video, organisasi itu mengatakan, “Salah satu siswa kami di Pulau Pemba. Menjadi viral melalui @muftimenkofficial”. 

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Water Fall Charity (@waterfallcharity)

 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Water Fall (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Water Fall (kanan)

Pulau Pemba adalah bagian dari Zanzibar, daerah kepulauan semi otonom Tanzania di Samudra Hindia, di mana 99% penduduknya beragama Islam

AFP sebelumnya telah memeriksa klaim salah tentang “qari dari Papua” yang sebenarnya adalah seorang qari dari Tanzania.