Video unjuk rasa Black Lives Matter di AS telah disunting untuk menambahkan lagu Indonesia

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah rekaman video telah ditonton puluhan ribu kali di Facebook dengan klaim demonstran Amerika menari diiringi lagu Indonesia. Klaim itu salah; video tersebut telah disunting untuk menambahkan lagu Indonesia. 

Rekaman video berdurasi 31 detik ini diunggah di Facebook pada tanggal 3 Juni 2020 dan telah ditonton lebih dari 1.200 kali. 

Video itu memperlihatkan puluhan demonstran Afrika-Amerika menari di jalan sambil membawa spanduk. 

Status unggahan tersebut berbunyi: “Lagu Indonesia mengiringi tarian para demonstran Amerika di alun-alun kota”. 

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Aksi protes Black Lives Matter terus mengguncang berbagai kota di Amerika Serikat setelah pria Afrika-Amerika, George Floyd, dibunuh oleh petugas polisi kulit putih Derek Chauvin di Minneapolis pada tanggal 25 Mei 2020, AFP melaporkan di sini pada tanggal 8 Juni.

Video dengan klaim serupa telah ditonton lebih dari 24.000 kali di Facebook di sini, di sini, di sini dan di sini.

Akan tetapi, klaim itu salah.

Pencarian gambar terbalik diikuti dengan pencarian kata kunci di Google menemukan bahwa audio lagu Indonesia telah ditambahkan secara digital ke dalam video. 

Video aslinya diunggah di Twitter di sini pada tanggal 31 Mei 2020.

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, cuitan itu berbunyi: “Beritakan ini”. 

Hari berikutnya, pengguna Twitter tersebut menulis: “Ini di Newark, New Jersey untuk mereka yang ingin tahu.”

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli (kanan)

NJ.com, situs web berita lokal di New Jersey, juga mengunggah video pengunjuk rasa yang menari di saluran YouTube-nya pada tanggal 31 Mei 2020, di sini. Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, judul video itu adalah: "Para pengunjuk rasa di NJ menari di jalanan selama unjuk rasa.” 

Sedangkan keterangan video itu berbunyi: “Para pengunjuk rasa bersorak dan menari di Newark, N.J. selama aksi protes damai di hari Sabtu.”

Terdapat teks di video itu yang jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia berbunyi, “Beginilah cara para pengunjuk rasa di Newark, N.J., menghentikan lalu lintas ... Demonstran menari dengan [lagu] Cupid Shuffle ... selama aksi untuk memprotes kebrutalan dan rasisme polisi.”

Cupid Shuffle” adalah lagu yang dirilis pada tahun 2007 oleh artis Cupid.

Aksi demo di Newark juga dilaporkan oleh NBC New York pada tanggal 31 Mei 2020 di sini

AFP menemukan video itu direkam di sini di Broad St., Newark, New Jersey.

Lagu yang terdengar di video di postingan Facebook yang menyesatkan adalah Gemu Fa Mi Re, yang diciptakan musisi Nusa Tenggara Timur bernama Nyong Franco, dan tidak terdengar di video asli.