Bukan, ini bukan gambar uang baru Indonesia dengan nominal Rp 200.000

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 04/07/2019 pukul 05:50
  • Diperbarui pada hari 04/07/2019 pukul 08:25
  • Waktu baca 2 menit
  • Oleh: AFP Indonesia
Sebuah gambar telah dibagikan di sejumlah unggahan Facebook dan diklaim menunjukkan pecahan uang baru Indonesia dengan nilai Rp 200.000. Klaim tersebut salah: yang diklaim sebagai uang baru di foto tersebut tersebut sejatinya adalah voucher belanja yang dikeluarkan oleh Polo Ralph Lauren Indonesia; hingga saat ini pecahan mata uang rupiah tertinggi adalah Rp 100.000.

Foto itu salah satunya dibagikan di unggahan Facebook ini pada tanggal 25 Juni 2016.

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Image
Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Status Facebook tersebut adalah: “Pecahan uang kertas rp 200.000,- resmi diedarkan. Wajib share, supaya tahu…”

Foto yang sama telah dibagikan oleh akun Facebook lain di sini dan di sini dengan klaim yang sama.

Namun klaim tersebut salah; foto tersebut adalah gambar voucher belanja yang telah dikeluarkan oleh Polo Ralph Lauren Indonesia.

Pencarian gambar terbalik di Google dan Yandex menemukan bahwa foto tersebut sesungguhnya adalah voucher belanja yang telah dikeluarkan oleh Polo Ralph Lauren Indonesia. Foto voucher yang sama telah dipasang di sini di situs jual-beli online Bukalapak.

Berikut tangkapan layar voucher tersebut terpampang di situs Bukalapak. Tulisan “Polo Ralph Lauren Indonesia” dan logonya terlihat jelas dan telah ditandai AFP dengan lingkaran merah:

Image
Foto voucher di situs jual beli online Bukalapak ditandai lingkaran merah oleh AFP

Logo yang sama bisa dilihat di situs Polo Ralph Lauren Indonesia di sini.

Polo Ralph Lauren Indonesia telah mengkonfirmasi kepada AFP lewat pesan tertulis tanggal 20 Juni 2019 bahwa foto yang diklaim uang tersebut sesungguhnya adalah voucher belanja yang telah dikeluarkan perusahaan itu pada bulan Februari 2016.

“Mata uang pecahan Rp.200.000 yang ramai dibicarakan, sebenarnya adalah voucher potongan harga untuk pembelian produk kami pada periode dan tempat tertentu.

“Untuk desainnya kami memang membuatnya mirip seperti mata uang umumnya di indonesia. Tetapi seluruh materi yang terkandung di dalam desain uang tersebut TIDAK MENGANDUNG ELEMEN YANG MEMILIKI HAK CIPTA DARI DESAIN MATA UANG NASIONAL INDONESIA,” tulis Polo Ralph Lauren Indonesia kepada AFP.

Berikut perbandingan foto seperti terlihat di postingan Facebook menyesatkan (atas) dan uang rupiah dengan berbagai denominasi seperti terlihat di situs Bank Indonesia (bawah):

Image
Perbandingan penampakan voucher yang diklaim sebagai uang (atas) dan uang rupiah yang dikeluarkan Bank Indonesia (bawah)

Gambar seperti terlihat di unggahan Facebook menyesatkan tersebut telah beredar online setidaknya sejak kuartal pertama tahun 2016. Bank Indonesia mencuitkan di Twitter pada tanggal 28 April 2016 bahwa pemerintah belum pernah mengeluarkan nilai uang seperti terlihat pada gambar yang dibagikan di unggahan menyesatkan.

Cuitan Bank Indonesia tersebut antara lain berbunyi:

“1. Terkait informasi yg beredar mengenai uang pecahan Rp200.000, Bank Indonesia menyatakan bahwa informasi tersebut tidak benar.

“2. Saat ini, uang Rupiah pecahan terbesar adalah Rp100.000.

“3. Untuk tiap uang pecahan baru yg dikeluarkan, BI akan mengeluarkan pernyataan resmi di media massa & web bi.go.id.”

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami