Ini foto tenda pernikahan yang ambruk di Jateng, bukan foto 'bencana pesta perkawinan di Tiongkok'

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah foto telah dibagikan dalam sejumlah unggahan Facebook dan blog dan diklaim memperlihatkan musibah yang terjadi saat pesta pernikahan "yang menewaskan 70 orang di Provinsi Fujian, Tiongkok".  Klaim tersebut salah. Foto itu menunjukkan kerusakan setelah badai memorak-porandakan tenda pernikahan dan sejumlah rumah di Kabupaten Banyumas pada Maret 2019. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian itu.

Foto, yang muncul dalam postingan Facebook bertanggal 10 Januari 2022 ini, memperlihatkan sejumlah orang sedang berdiri di atas karpet merah dengan benda yang berserakan. 

Status postingan Facebook itu berbunyi: "kisah innalillah wainnalillahi rojiun ??.kabar duka.. . Pesta Pernikahan Malah Berubah Jadi Duka, 70 Orang Tewas termasuk kedua pengantin Di Tempat meninggal.semoga husnul hotimah aminn."

Tangkapan layar unggahan Facebook menyesatkan, diambil pada tanggal 29 Agustus 2022

Postingan yang diunggah di grup Facebook yang memiliki lebih dari 320.000 anggota itu berisi tautan artikel blog, yang diunggah di hari yang sama.

Dua paragraf pertama artikel blog itu berbunyi: "Momen bahagia berujung duka. Sebuah pesta pernikahan yang tengah diselimuti suka cita mendadak berubah mencekam ketika sebuah bencana menerpa.

"Secara tiba-tiba, dilansir TribunPekanbaru.com, dinding bata yang dijadikan sebagai sandaran kanvas besar sebagai kerai di pesta pernikahan pasangan di Longyan, Fujian, China ini runtuh, dan reruntuhannya itu menimpa banyak tamu di bawahnya."

Postingan blog selanjutnya mengatakan 70 orang meninggal di tempat selepas tertimpa puing-puing reruntuhan.

Longyan adalah kota prefektur yang terletak di Provinsi Fujian, di sebelah tenggara Tiongkok.  

Tangkapan layar artikel blog menyesatkan, diambil pada tanggal 30 Agustus 2022

Foto itu juga telah dibagikan di grup Facebook lain di sini, di sini dan di sini dengan total anggota lebih dari 322.000 orang.

Artikel blog lain mengunggah foto dan cerita yang sama di tahun 2022 namun dengan angka kematian yang berbeda-beda, misalnya 15, 25, 26 dan 68.

Foto itu juga pernah dimuat di sejumlah artikel blog berbahasa Indonesia tahun 2020 di sini dan di sini, dan dikaitkan dengan insiden penembakan di sebuah pesta pernikahan di Nigeria di tahun 2020 yang menewaskan 18 orang.

Namun, foto tersebut telah dibagikan dengan konteks yang salah.

Badai di Indonesia

Pencarian gambar terbalik di Google menemukan foto tersebut diunggah bersamaan dengan berita tentang hujan badai yang menimbulkan kerusakan pada sebuah tenda pernikahan dan sejumlah rumah di Kabupaten Banyumas, Jawa Timur, pada bulan Maret 2019.

"Pesta Pernikahan Berantakan, Para Tamu Berlarian," demikian judul berita yang dimuat media Pikiran Rakyat pada tanggal 11 Maret 2019.

Menurut laporan berita itu, hujan deras dan angin kencang memorak-porandakan dua desa di Kabupaten Banyumas, sehingga menyebabkan tenda pernikahan tersebut ambruk dan sejumlah rumah rusak -- namun tidak ada korban jiwa.

Keterangan foto Pikiran Rakyat itu berbunyi: "WARGA bergotong-royong membereskan tenda yang ambruk di pesta pernikahan."

Kredit foto diberikan kepada reporter Pikiran Rakyat Eviyanti.

Tangkapan layar foto asli yang dimuat Pikiran Rakyat

Artikel itu mengutip koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Banyumas, Kusworo, yang mengatakan angin kencang menyebabkan tenda tersebut roboh dan menimpa tamu undangan di bawahnya, namun tak ada yang terluka.

Media lokal Banyumas Ekspress meliput musibah yang disebabkan angin puting beliung itu, sementara tayangan YouTube proses pembersihan puing-puing, yang diunggah pada tanggal 11 Maret 2019, memperlihatkan orang-orang berbincang dalam bahasa Jawa.

Di detik ke-32, terlihat seorang pria berseragam pegawai negeri sipil (PNS) .

Tragedi di Tiongkok

Laporan Tribun Pekanbaru  tentang musibah pernikahan di Longyan, Provinsi Fujian, pada tanggal 25 Juni 2021, memakai foto tenda roboh di Banyumas dengan keterangan: "ilustrasi - pesta pernikahan berantakan". 

Sembilan orang dilaporkan tewas saat tembok bata runtuh di sebuah perjamuan di Desa Nanyang, Wilayah Shanghang, di Longyan, pada tanggal 22 Juni 2021, menurut laporan dari media milik negara, seperti stasiun TV nasional CCTV and stasiun lokal  Radio dan TV Shanghang.

Laporan itu tidak menyebutkan perjamuan itu untuk pernikahan.

Sampai pada tanggal 1 September 2022, AFP tidak menemukan laporan "musibah pesta pernikahan" di Provinsi Fujian pada tahun ini. 

AFP sebelumnya menerbitkan laporan periksa fakta tentang klaim perihal pesta pernikahan mematikan di Longyan, yang memakai foto tenda pernikahan yang ambruk di Provinsi Sulawesi Utara.