Postingan hoaks tentang sepeda listrik gratis beredar setelah kenaikan harga BBM

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Berbagai unggahan Facebook mengklaim satu toko sepeda mengumumkan akan "menyumbangkan sepeda listrik gratis" kepada masyarakat umum selepas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Namun toko sepeda yang dimaksud mengatakan kepada AFP bahwa klaim itu "hoaks". AFP juga menemukan bahwa foto-foto di dalam unggahan itu diambil dari berbagai sumber yang tidak terkait.

Foto-foto yang menunjukkan deretan sepeda-sepeda listrik diunggah di Facebook sini pada tanggal 5 September 2022 oleh laman Facebook yang bernama Dunia Sepeda.

Post tersebut telah dibagikan lebih dari 1.600 kali.

"Dengan harga bensin yang terus naik. Kami dengan senang hati mengumumkan bahwa kami akan menyumbangkan secara gratis 670 sepeda listrik," tulis keterangan di dalam postingan tersebut.

"Tidak dapat dijual lagi karena sedikit goresan dan kerusakan ringan. Semua sepeda berfungsi dengan baik. Jadi, kami akan mengirimkannya secara acak kepada orang yang berhasil menulis warna favorit, contoh 'MERAH'."

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 22 September 2022

Klaim serupa sudah dibagikan lebih dari 2.000 kali setelah juga muncul di unggahan Facebook ini, ini dan ini.

Beberapa postingan tersebut membagikan sejumlah foto orang berdiri di samping motor listrik, seperti ditunjukkan di bawah ini:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan yang lain, diambil pada tanggal 29 September 2022

Semua postingan tersebut diunggah di laman Facebook "Dunia Sepeda" yang berbeda beberapa hari setelah pemerintah Indonesia menaikkan harga BBM pada tanggal 3 September 2022.

Namun, klaim tentang bagi-bagi sepeda listrik gratis tersebut salah.

Pencarian kata kunci menemukan bahwa Dunia Sepeda adalah toko sepeda yang memiliki tiga toko cabang di Provinsi Jawa Tengah: dua di Kabupaten Sukoharjo dan satu di Solo.

AFP tidak menemukan bukti tentang donasi tersebut pada akun sosial media resmi toko Dunia Sepeda di Facebook maupun Instagram.

Ketika dihubungi oleh AFP, Dunia Sepeda mengonfirmasi bahwa kabar tentang donasi sepeda listrik tersebut tidak benar. Mereka juga menyarankan para pelanggan untuk pengabaikan postingan terkait hal itu.

"Kami tidak pernak melakukan donasi sepeda jadi kabar-kabar tersebut pastilah hoax," kata Novi, perwakilan dari Dunia Sepeda, kepada AFP. "Tolong diabaikan saja. Kami sudah bilang [kepada pelanggan] itu bukan dari kami dan jangan pernah kasih informasi pribadi ke penipuan di Facebook itu."

Foto-foto digunakan tanpa ijin

Semua akun Facebook yang membagikan klaim salah menggunakan foto sepeda listrik berwarna merah dengan tempelan logo Dunia Sepeda untuk cover foto mereka.

AFP menemukan foto tersebut diambil dari postingan toko resmi Dunia Sepeda di platform belanja online Blibli.com.

Postingan tersebut menawarkan sepeda listrik Goda 145 Golden Falcon dengan harga sekitar Rp 5,5 juta.

Berikut perbandingan tangkapan layar foto di akun Facebook palsu (kiri) dan foto asli dari Dunia Sepeda di Blibli.com (kanan).

Perbandingan tangkapan layar foto di akun Facebook palsu (kiri) dan foto asli dari Dunia Sepeda di Blibli.com (kanan)

Empat foto yang menunjukkan orang-orang yang berbeda berdiri di samping sepeda listrik diambil dari halaman Facebook bernama Asia Motor / Sorumku, toko sepeda yang terletak di Sumenep.

Keempat foto tersebut -- diunggah antara bulan Desember 2021 dan bulan Januari 2021 di sini, sini, sini dan sini -- dan semuanya dengan status postingan: "Terima kasih atas kepercayaannya kepada kami. Pembelian sepeda Listrik Dragonfly."

Berikut perbandingan tangkapan layar foto di postingan menyesatkan (kiri) dan foto asli dari Asia Motor / Sorumku (kanan):

Perbandingan tangkapan layar foto di postingan menyesatkan (kiri) dan foto asli dari Asia Motor / Sorumku (kanan)

Asia Motor / Sorumku menyampaikan kepada AFP bahwa mereka tidak pernah membagi-bagikan sepeda listrik gratis, dan akun-akun Facebook tersebut menggunakan foto-foto mereka tanpa ijin.

"Tolong hati-hati, banyak penipuan di luar sana," kata seorang karyawan Asia Motor / Sorumku.

Laman Facebook yang meniru akun perusahaan bermodus penipuan tak hanya meminta pengguna untuk membagi postingan dan menulis komentar tapi juga sampai meminta data pribadi.

AFP sebelumnya telah membongkar berbagai tawaran palsu dari promosi bagi-bagi kupon KFC, uang gratis, kartu hadiah bensin gratis dan data internet gratis.