'Foto Presiden UEA di berkas Epstein' yang beredar di medsos adalah hasil editan
- Diterbitkan pada hari 24/02/2026 pukul 09:36
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: Akshita KUMARI, AFP India
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Setelah otoritas Amerika Serikat (AS) merilis jutaan berkas terkait pelaku kejahatan seksual, Jeffrey Epstein, beberapa postingan media sosial membagikan foto yang diklaim secara salah berasal dari "Epstein Files" dan menunjukkan Presiden Uni Emirat Arab (UEA), Mohammed bin Zayed Al Nahyan, dicium oleh dua orang perempuan. Namun, gambar itu hasil manipulasi digital; foto aslinya sudah ada sebelum berkas Epstein dirilis dan menampilkan seorang mantan pemain sepak bola Maroko.
"Dalam dokumen yang baru saja bocor dari berkas Epstein, terungkap bahwa Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Presiden Uni Emirat Arab (UEA) dan Emir Abu Dhabi, bertemu dengan Jeffrey Epstein di pulau pribadinya," tulis keterangan postingan Facebook yang dibagikan pada tanggal 2 Februari 2026.
Postingan itu berisi dua gambar; gambar pertama menunjukkan dua perempuan mencium pipi seorang pria, sedangan gambar kedua memperlihatkan potret presiden UAE (tautan arsip).
Postingan serupa juga beredar di Facebook, Threads dan X setelah Departemen Kehakiman AS merilis jutaan berkas hasil investigasi terkait kasus kejahatan seksual yang diduga dilakukan Epstein (tautan arsip). Epstein sendiri meninggal dunia di penjara New York pada tahun 2019 saat menunggu persidangan atas kasus perdagangan seks gadis di bawah umur yang menjeratnya.
Rilis dokumen kasus Epstein terbaru menyoroti hubungan Epstein dengan tokoh-tokoh terkemuka di bidang bisnis, hiburan, akademik, dan politik — seperti Presiden AS Donald Trump dan Bill Clinton.
Penyebutan nama seseorang dalam berkas Epstein tidak serta-merta menyiratkan adanya kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan orang tersebut.
Namun, setidaknya berkas yang dirilis tersebut mengungkap hubungan antara Epstein atau orang-orang di lingkarannya dengan tokoh publik tertentu yang selama ini mengecilkan atau membantah hubungan mereka dengan Esptein.
Sejumlah tokoh terkenal menjadi sorotan karena kunjungan mereka ke Little Saint James, benteng pribadi yang terletak di Virgin Islands, AS, lokasi yang dituduhkan jaksa sebagai tempat Epstein melakukan perdagangan seksual terhadap gadis di bawah umur (tautan arsip).
Namun, foto yang beredar tersebut hasil manipulasi digital.
Pencarian gambar terbalik di Google menemukan foto yang identik diunggah di Facebook pada tanggal 25 Januari 2012 (tautan arsip). Foto itu menunjukkan dua wanita yang sama mencium pipi seorang pria, namun pria tersebut bukan Al Nahyan.
Keterangan berbahasa Arab dalam postingan itu menyebut bahwa pria tersebut adalah mantan pemain bola Moroko bernama Marouane Chamakh, yang pensiun pada tahun 2019 (tautan arsip di sini dan sini).
Sebuah surat kabar olahraga Moroko menyertakan foto itu dalam sebuah laporan tentang bocornya foto-foto klub malam pemain sepak bola Moroko, termasuk foto Chamakh (tautan arsip).
Akan tetapi, nama Al Nahyan memang disebut dalam berkas Epstein yang rilis pada Januari 2026, antara lain dalam catatan dari FBI, sebuah laporan berita, serta surat elektronik kepada Epstein dari sebuah klub kesehatan (tautan arsip).
Organisasi periksa fakta Boom dan The Quint juga telah menyanggah foto editan presiden UEA tersebut (tautan arsip di sini dan sini).
Sebelumnya, AFP juga membantah misinformasi lain terkait berkas Epstein.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami