Video lama bencana tambang batu bara di Tiongkok diklaim sebagai insiden 2026
- Diterbitkan pada hari 01/06/2026 pukul 10:46
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: Devesh MISHRA, Livia LIU, AFP India, AFP Hongkong
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Setidaknya 82 orang tewas dalam insiden ledakan di sebuah tambang batu bara di Provinsi Shanxi, Tiongkok, pada 23 Mei 2026. Tetapi video di media sosial yang memperlihatkan runtuhnya tambang terbuka yang mengubur beberapa truk di bawahnya tidak menunjukkan bencana tersebut. Video itu pernah muncul dalam laporan berita tahun 2023 tentang insiden berbeda di daerah otonomi Tiongkok bernama Mongolia Dalam.
"Horor ledakan tambang batu bara China tewaskan 90 jiwa," tulis sebagian teks yang ditempelkan pada video TikTok tertanggal 26 Mei 2026.
Sebagian keterangan postingan berbunyi, "Kantor berita Xinhua, seperti dilansir AFP, Sabtu (23/5/2026), melaporkan bahwa ledakan itu mengguncang tambang batu bara Liushenyu di Provinsi Shanxi pada Jumat (22/5) malam, sekitar pukul 19.29 waktu setempat."
Rekaman memperlihatkan longsor yang terjadi tiba-tiba di sebuah tambang terbuka, menimbun beberapa truk dengan berton-ton kerikil.
Rekaman sama dengan klaim serupa turut menyebar di postingan Facebook, Instagram, dan X. Postingan-postingan ini beredar menyusul ledakan tambang batu bara di Provinsi Shanxi, Tiongkok utara, yang menewaskan sedikitnya 82 pekerja pada 22 Mei, menjadikannya sebagai bencana pertambangan terburuk di negara itu dalam 17 tahun terakhir (tautan arsip).
Ledakan terjadi saat 247 pekerja berada di bawah tanah di tambang batu bara Liushenyu. Otoritas terkait mengatakan perusahaan yang terlibat telah melakukan pelanggaran "serius", dengan gas beracun di bawah poros tambang melebihi batas aman dan menimbulkan risiko bencana turutan.
Setelah kejadian itu, 128 pekerja yang terluka dibawa ke rumah sakit, sementara tim penyelamat melancarkan operasi intensif untuk menemukan dua penambang yang hilang.
Namun, video yang beredar tidak menunjukkan bencana tersebut. Rekaman itu diambil saat terjadi longsor tambang di wilayah Mongolia Dalam, Tiongkok.
Pencarian gambar terbalik menggunakan potongan gambar dari video yang beredar menemukan klip dengan durasi lebih panjang di YouTube (tautan arsip). Klip itu diunggah oleh kantor berita pemerintah Tiongkok, CCTV+, pada 23 Februari 2023.
Video tersebut berjudul: "Kamera Pengawas Merekam Runtuhnya Tambang Batu Bara di Mongolia Dalam."
Kantor berita pemerintah Tiongkok lainnya, Xinhua, melaporkan bahwa 53 orang tewas dan enam orang luka-luka setelah terjadi tanah longsor di tambang batu bara terbuka di Mongolia Dalam tersebut (tautan arsip).
Xinhua juga menerbitkan foto-foto dari lokasi tanah longsor yang memperlihatkan pemandangan yang serupa seperti dalam rekaman yang beredar (tautan arsip).
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami