Foto-foto ini menunjukkan pesawat yang jatuh di Honduras di tahun 2018, saat membawa warga negara Amerika dalam perjalanan bisnis

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Empat foto telah dibagikan ratusan kali di Facebook dengan klaim keempat gambar tersebut memperlihatkan pesawat yang membawa 20 misionaris jatuh dan tak ada yang meninggal. Klaim itu menyesatkan: foto-foto tersebut telah beredar di berbagai laporan mengenai pesawat jet pribadi  yang jatuh di Honduras pada tahun 2018. Enam orang Amerika di dalam pesawat, termasuk dua awak pesawat, selamat, media AS melaporkan. Tak ada dari mereka dilaporkan sebagai misionaris. 

Sebuah kolase yang terdiri dari empat foto diunggah di Facebook di sini pada tanggal 23 Februari 2021 dan telah dibagikan lebih dari 110 kali. 

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 26 Februari 2021

Status unggahan itu berbunyi: “Pesawat jatuh dengan lebih dari 20 misionaris di dalamnya, akan memberitakan injil dan tidak ada yang meninggal.

“Mujizat dan perlindungan Tuhan”. 

Kolase foto yang sama telah dibagikan lebih dari 320 kali di Facebook di sini, di sini, di sini dan di sini dengan klaim yang mirip.  

Akan tetapi, klaim itu menyesatkan. 

Pencarian gambar terbalik di Yandex diikuti dengan pencarian kata kunci menemukan empat foto yang sama diunggah di sini, di akun Facebook kantor berita negara Tiongkok, Xinhua News Agency, pada tanggal 23 Mei 2018. 

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, status unggahan itu berbunyi: “Sebuah pesawat jet pribadi dari AS jatuh di bandara di ibu kota Honduras dan terbelah dua. Semua orang di dalamnya selamat, menurut laporan media lokal.” 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto-foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto-foto Xinhua (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara foto-foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto-foto Xinhua (kanan)

Associated Press menerbitkan laporan tertanggal 24 Mei 2018 mengenai kecelakaan pesawat tersebut di sini, dengan judul: “Penumpang kecelakaan pesawat Honduras berasal dari perusahaan gadai AS.” 

Dua paragraf pertama laporan itu berbunyi: “Sebuah perusahaan gadai yang berbasis di Texas telah mengonfirmasi empat eksekutifnya berada di dalam pesawat jet pribadi yang jatuh di ujung landasan pacu di ibu kota Honduras.

“EZCORP yang berbasis di Austin mengatakan pesawat itu membawa empat karyawan dan dua awak pesawat. Dikatakan bahwa mereka yang berada di pesawat tersebut menderita luka ringan, dengan satu karyawan dan satu anggota kru menderita luka yang lebih serius.”

Laporan video AFP yang diunggah di saluran YouTube pada tanggal 21 Mei 2018 dengan judul: “Kecelakaan pesawat di Honduras melukai enam orang Amerika,” memperlihatkan adegan yang cocok dengan foto-foto Xinhua.

Kecelakaan pesawat yang membawa pegawai perusahaan gadai Amerika Serikat di Honduras itu juga dilaporkan oleh media lain, seperti CNN dan The New York Post, pada tanggal 23 Mei 2018.