
Foto ini telah dimuat dalam berita tentang tim medis Jepang yang ke Cina di tahun 2008
- Artikel ini berusia lebih dari setahun.
- Diterbitkan pada hari 06/02/2020 pukul 10:15
- Waktu baca 3 menit
- Oleh: AFP Filipina, AFP Indonesia
Hak Cipta © AFP 2017-2025. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Unggahan Facebook ini telah dibagikan lebih dari 300 kali sejak dibuat tanggal 30 Januari 2020.
Unggahan Facebook tersebut berisi foto yang menunjukkan sejumlah orang dengan emblem bendera Jepang di rompi yang mereka kenakan.
Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Status Facebook itu tertulis: “Demi kemanusiaan
“第一个援助中国的医疗队来了,日本1000人医疗队抵达武汉
“Tim medis pertama yang membantu Cina datang, dan tim medis Jepang berjumlah 1.000 tiba di Wuhan.”
Tulisan aksara Cina di status tersebut mempunya arti yang sama dengan teks bahasa Indonesia: “Tim medis pertama yang membantu Cina datang, tim medis Jepang berjumlah 1.000 orang telah tiba di Wuhan.”
Foto yang sama telah dibagikan lebih dari 1.000 kali setelah diunggah dengan klaim yang serupa di Facebook di sini, di sini dan di sini; juga di Twitter di sini dan di sini.
Foto yang sama juga diunggah dalam status berbahasa Inggris dengan klaim yang mirip di Facebook di sini dan dibagikan lebih dari 1.700 kali.
Sejak muncul di Wuhan di penghujung tahun 2019, virus corona jenis baru telah membunuh sedikitnya 563 orang dan menginfeksi lebih dari 28.000 orang di seluruh Cina, AFP melaporkan pada tanggal 6 Februari 2020 di sini.
Namun klaim tentang tim medis Jepang yang diutus ke Wuhan itu salah.
Pencarian gambar terbalik menggunakan foto yang diunggah di status Facebook menyesatkan menemukan laporan berita ini dimuat oleh Pusat Informasi Internet Cina milik pemerintah negara tersebut. Kredit laporan berita itu diberikan pada Kantor Berita Xinhua dengan tanggal 21 Mei 2008.
Berikut tangkapan layar laporan berita itu:

Keterangan foto itu jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya: “Anggota tim medis Jepang berjalan sebelum menaiki pesawat di Bandara Narita di Prefektur Chiba, Jepang, 20 Mei 2008. 22 anggota tim medis Jepang terbang ke Chengdu, ibukota Provinsi Sichuan yang terkena gempa di barat daya Cina, pada hari Selasa.”
Gempa bumi berkekuatan 7,9 SR menghantam Sichuan di sore hari tanggal 12 Mei 2008 dan menewaskan lebih dari 87.000 orang, AFP melaporkan di sini.
Berikut tangkapan layar yang membandingkan foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto yang diunggah di Pusat Informasi Internet Cina (kanan):

Foto yang sama juga diunggah di laporan berita media lokal Cina di sini dan di sini tentang tim medis Jepang yang dikerahkan ke Cina di tahun 2008.
Di samping itu, Kedutaan Besar Jepang di Filipina juga membantah klaim yang menyebut tim medis Jepang berjumlah 1.000 orang telah dikirim untuk memberikan bantuan di Wuhan.
“Setelah melakukan pengecekan, mohon diperhatikan bahwa informasi itu tidak benar,” Kedutaan Besar Jepang di Filipina mengatakan kepada AFP lewat email tanggal 3 Februari 2020.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami