Ini adalah foto-foto stok anjing yang mencari korban gempa bumi di tahun 2018

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Dua foto seekor anjing berjalan di antara reruntuhan telah dibagikan berulang kali di Facebook, Instagram dan Twitter dengan klaim yang menyatakan anjing itu berusaha menyelamatkan pemiliknya yang tertimpa reruntuhan setelah gempa di Izmir, Turki. Klaim itu menyesatkan: foto-foto tersebut sebelumnya telah diterbitkan di situs web foto stok dan memperlihatkan anjing-anjing yang mencari korban gempa pada tahun 2018. 

Lima foto diunggah pada tanggal 31 Oktober 2020 di Facebook di sini

Foto pertama adalah montase foto dua anjing – satu dengan kerah anjing berwarna biru dan yang lainnya dengan kerah berwarna hitam – di antara puing-puing. Foto kedua dan ketiga masing-masing menunjukkan anjing yang sama di montase foto. Foto keempat menunjukkan orang-orang berdiri di antara bangunan yang runtuh dan foto kelima memperlihatkan orang-orang berjalan di antara reruntuhan.

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 5 November 2020

Status unggahan itu berbunyi: “#PrayForTurkey

“Dalam Kejadian Gempa 7,0 magnitudo Di Izmir Turki. Viral Foto Seekor Anjing Sedang Berusaha Menyelamatkan Tuannya Yang Tertimpa Reruntuhan.”

Gempa berkekuatan 7,0 skala Richter mengguncang Turki pada tanggal 30 Oktober 2020, dan menewaskan sedikitnya 111 orang, di mana kota resor Izmir mengalami kerusakan paling parah, AFP melaporkan di sini.

Foto-foto yang sama juga dibagikan di Facebook di sini, di sini, di sini dan di sini; di Instagram di sini; di Twitter di sini dan di sini, dengan klaim serupa.

Foto-foto anjing dengan klaim yang mirip dalam bahasa Inggris bisa dilihat di sini, di sini dan di sini; dan dalam bahasa Spanyol di sini dan di sini, di mana postingan itu telah dibagikan puluhan ribu kali.

Akan tetapi, klaim itu menyesatkan.

Foto anjing

Pencarian gambar terbalik dan kata kunci di Google menemukan foto-foto anjing di unggahan menyesatkan adalah foto stok yang diambil pada tahun 2018. 

Foto anjing dengan kerah biru diterbitkan di situs web penyedia stok foto, Alamy, di sini tertanggal 18 Oktober 2018. 

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, keterangan fotonya berbunyi: “Anjing mencari orang yang terluka di reruntuhan pasca gempa.” 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di situs web Alamy (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara foto kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di situs web Alamy (kanan)

Foto anjing mengenakan kerah berwarna hitam juga diunggah di situs web Alamy di sini, dengan keterangan foto dan tanggal yang sama. 

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto ketiga di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di situs web Alamy (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara foto kedua di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto di situs web Alamy (kanan)

Tidak jelas di mana foto itu diambil. Sang fotografer tidak menanggapi pertanyaan dari AFP.

Foto orang-orang di reruntuhan

Foto keempat yang menunjukkan orang-orang berdiri diatas bangunan yang runtuh adalah foto tertanggal 30 Oktober 2020 yang diunggah di situs web Getty Images di sini dan dikreditkan ke Anadolu Agency, kantor berita negara Turki. 

Keterangan foto berbahasa Inggris itu diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai: “Warga terlihat di reruntuhan bangunan yang hancur tepat setelah gempa magnitudo 6,6 mengguncang pantai Laut Aegea Turki, di Izmir, Turki pada tanggal 30 Oktober 2020.”

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto keempat di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Anadolu Agency (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara foto keempat di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Anadolu Agency (kanan)

Foto kelima yang memperlihatkan orang-orang berjalan di antara reruntuhan juga adalah foto oleh Anadolu Agency tertanggal 30 Oktober 2020 dan dipublikasikan di situs web Getty Images. 

Keterangan foto itu berbunyi: “Pemandangan lokasi yang rusak akibat gempa tepat setelah gempa magnitudo 6,6 yang mengguncang pantai Laut Aegea Turki, di Izmir, Turki pada tanggal 30 Oktober 2020.”

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto kelima di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Anadolu Agency (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara foto kelima di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Anadolu Agency (kanan)