
Ini adalah foto seorang anak Maroko, bukan mantan menteri pendidikan Prancis
- Artikel ini berusia lebih dari setahun.
- Diterbitkan pada hari 26/11/2019 pukul 07:35
- Diperbarui pada hari 28/11/2019 pukul 09:27
- Waktu baca 4 menit
- Oleh: AFP India, AFP Indonesia
Hak Cipta © AFP 2017-2025. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Laman Facebook KataKita, yang memiliki lebih dari 1 juta pengikut, telah mengunggah kedua foto itu pada tanggal 22 Agustus 2016 di sini. Unggahan itu telah dibagikan lebih dari 1,300 kali.
Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Dua paragraf pertama status panjang yang menyertai kedua foto itu berbunyi:
“Gadis yg disebelah kiri mengiring domba di maroko, wanita yg disebelah kanan adalah gadis yg sama 20 thn kemudian sbg mentri pendidikan prancis. Jgn pernah berhenti bermimpi dan tdk pernah berhenti bekerja keras utk impian anda....
***
“Enerjik. Itulah gambaran sosok Najat Vallaud-Belkacem. Dulunya, dia memakai baju seadanya dengan rambut dikucir ekor kuda, membawa tongkat, dan menggembalakan domba. Sehari-hari dia adalah seorang gadis gembala di sebuah desa kecil di dekat Nador, Maroko.”
Najat Vallaud-Belkacem, yang pindah dari Maroko ke Prancis saat anak-anak, adalah menteri pendidikan Prancis dari tahun 2014 sampai tahun 2017.
Foto gadis gembala dan mantan menteri pendidikan Prancis itu juga telah dibagikan dengan klaim yang mirip di Facebook di sini, di sini dan di sini; juga di Twitter di sini dan di sini; di YouTube di sini; serta di berbagai blog di sini dan di sini.
Artikel berita bertanggal 24 April 2016 ini juga telah mengunggah foto gadis kecil itu berdampingan dengan foto Vallaud-Belkacem dan diklaim keduanya adalah orang yang sama.
Semua klaim tersebut salah. Foto pertama memperlihatkan gadis gembala dan diambil dari laporan UNICEF tentang anak-anak Maroko. Nama gadis gembala itu adalah Fouzia dan dia berasal dari provinsi Al Haouz di Maroko, seperti dilaporkan oleh periksa fakta AFP bahasa Spanyol ini.
Pencarian gambar terbalik menemukan foto gadis gembala itu sebelumnya telah dimuat di halaman 26 laporan UNICEF tahun 2015 ini.
Berikut tangkapan layar laporan UNICEF yang memuat foto gadis tersebut:

Foto tersebut diabadikan fotografer UNICEF Giacomo Pirozzi tahun 2005, menurut kredit foto yang dicantumkan di akhir laporan itu.
Berikut tangkapan layar yang memperlihatkan kredit foto pada laporan itu:

Foto Vallaud-Belkacem di unggahan menyesatkan tersebut sebelumnya telah dimuat dalam artikel berbahasa Prancis ini yang diterbitkan pada tanggal 8 April 2015 di situs tabloid Closer.
Berikut tangkapan layar foto yang dimuat di situs tabloid Closer:

AFP juga mengabadikan momen dalam foto tersebut di foto bertanggal 7 April 2015 ini.
Keterangan foto tersebut berbunyi: “Menteri Pendidikan Prancis Najad Vallaud-Belkacem tiba pada tanggal 7 April 2015 di Istana Elysee di Paris dalam acara makan malam menyambut presiden Tunisia. Presiden Tunisia Beji Caid Essebsi memulai kunjungan dua hari di Prancis pada tanggal 7 April.”
Berikut tangkapan layar foto AFP tersebut:

Klaim bahwa gadis gembala tersebut adalah Vallaud-Belkacem juga telah diperiksa oleh situs berita berbahasa Prancis Le Monde di sini dan situs periksa fakta Amerika Snopes di sini.
Namun, benar bahwa Vallaud-Belkacem lahir di Maroko dan menghabiskan masa kanak-kanaknya di Beni Chiker, desa kecil di provinsi Nador di Maroko.
Vallaud-Belkacem beberapa kali menceritakan masa kecilnya di beberapa kesempatan wawancara, misalnya di sini dalam bahasa Inggris dan di sini dalam bahasa Prancis. Di tahun 1982, ia pindah ke Prancis saat usianya baru empat tahun untuk berkumpul dengan ayahnya yang telah lebih dulu beremigrasi pada tahun 1975. Vallaud-Belkacem menikah dengan seorang PNS bernama Boris Vallaud di tahun 2005, tahun yang sama ketika foto gadis penggembala itu diabadikan oleh UNICEF.
“Laporan di media Prancis yang menyebutkan saya adalah anak gembala saat kanak-kanak ada benarnya… Kami sangat miskin. Saya membantu ayah mengurusi kambing, mengambil air di sumur, dan menghabiskan hari-hariku memakai sandal jepit. Saya tidak punya banyak memori khusus, namun saya membawa serta perasaan keluarga yang bahagia,” kata Vallaud-Belkacem kepada Majalah Porter pada Maret 2017.
KOREKSI: Laporan ini diperbarui pada tanggal 28 November 2019 untuk menambahkan narasumber nama Fouzia dan membetulkan nama bulan wawancara Vallaud-Belkacem dengan Majalah Porter.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami