Tidak, foto ini tidak menunjukkan acara kampanye Presiden Indonesia Joko Widodo dilakukan di atas 'sajadah'

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah foto yang diposting di Facebook konon menunjukkan acara kampanye Presiden Joko Widodo yang dilakukan di atas "sajadah". Klaim itu salah. Foto tersebut adalah acara di tahun 2016 yang tak ada kaitannya dengan pemilu dan diadakan dua tahun sebelum Jokowi, nama panggilan presiden, mengumumkan pencalonan dirinya di pemilihan presiden 2019.

Postingan Facebook yang bertanggal 3 April 2019 ini membagikan foto dengan judul yang mengatakan: “ACARA 01 SELALU DI ATAS SEJADAH ,,,, MEDIA BUNGKAM,,, TENGLAMKAN MEREKA PENISTA AGAMA,,,”. Foto tersebut menampilkan beberapa wanita yang sedang menarikan tarian tradisional Indonesia.

Ini adalah tangkapan layar postingan Facebook:

Tangkapan layar postingan Facebook yang menyesatkan

“01” adalah nomor calon presiden petahana Jokowi dalam Pilpres tanggal 17 April 2019. Capres saingannya, Prabowo Subianto, mendapat nomor “02”. Ini adalah pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang nomor kedua paslon. 

Postingan di grup Facebook pro-Prabowo, bertanggal 3 April, ini telah dibagikan 12.000 kali sejak itu, dan memiliki judul: “Acara 01 kok gitu terus sih..”

Hasil pencarian reverse image di Google menunjukkan foto tersebut tak ada kaitannya dengan acara kampanye Pilpres Jokowi. Foto itu sebelumnya dipakai di beberapa laporan media daring dari tahun 2016, termasuk laporan berita ini dari Merdeka.com.

Berikut adalah perbandingan antara foto di postingan Facebook dan di laporan Merdeka.com:

Perbandingan antara foto di Facebook dengan foto di berita Merdeka.com

Tajuk laporan Merdeka.com adalah: “Menag sebut tarian tak dilakukan di atas sajadah atau karpet masjid.” Menurut laporan yang bertanggal 5 Januari 2016 tersebut, acara yang ditampilkan di dalam foto adalah acara memperingati hari jadi Kementerian Agama yang diadakan di Kantor Kanwil DKI Jakarta pada tanggal 3 Januari 2016.

Jokowi mengumumkan pencalonan dirinya di Pilpres 2019 dan pilihan cawapresnya, Ma’ruf Amin, pada tanggal 9 Agustus 2018. Ini adalah laporan The Jakarta Post tentang pengumuman tersebut.