Tidak, foto ini tidak menunjukkan bukti kecurangan yang dilakukan KPU

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah foto yang telah dibagikan ratusan kali di saluran media sosial Facebook diklaim menunjukkan bukti kecurangan yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU). Klaim itu salah: gambar itu telah beredar di dunia maya setidaknya sejak tahun 2011 dalam tulisan-tulisan tentang menyontek di sekolah.

Foto itu dapat dilihat di unggahan di Facebook tanggal 23 April 2019 ini, yang telah dibagikan lebih dari 200 kali. Terlihat di situ, seseorang yang nampaknya murid laki-laki duduk di kelas dengan lengan kiri palsu di atas mejanya dan lengan kiri asli menggunakan telepon pintar di kolong meja.

Keterangan foto di unggahan itu berbunyi, “CURANG CURANG ,ini bukti lagi KPU curang lagi lagi , liat tangan nya ah ah ah !!! dasar curang di mana 2”.

Di bawah ini tangkapan layar dari unggahan Facebook menyesatkan tersebut:

Tangkapan layar unggahan Facebook menyesatkan

Unggahan itu tidak menjelaskan bentuk kecurangan KPU apa yang dimaksudkan gambar di atas.

Klaim itu diunggah enam hari setelah pemilihan umum Indonesia tanggal 17 April 2019. Laporan AFP ihwal pemilu Indonesia bisa dilihat di sini.

AFP menyalin gambar itu di mesin pencari riwayat foto di Google. Hasilnya, gambar itu telah beredar selama bertahun-tahun di internet sebelum pemilu 2019 dan digunakan di berbagai tulisan sebagai ilustrasi perihal menyontek di ujian sekolah.

Contohnya, gambar itu dapat dilihat di tulisan blog tanggal 30 Desember 2011 ini. Tulisan berbahasa Inggris itu berjudul: “Cheating in school & college days.” Artinya, “Menyontek di masa bersekolah dan kuliah.” 

Gambar itu juga bisa dilihat di tulisan ini -- sebuah artikel di situs berita Indonesia IDN Times tanggal 15 Maret 2017. Judul berita itu, “17 Kekonyolan yang Pasti Pernah Kamu Lakukan Saat Sekolah SMA.” 

Di bawah ini tangkapan layar dari artikel IDN Times tersebut:

Tangkapan layar tulisan di situs IDN Times