Tidak, video ini tidak menunjukkan orang-orang meneriaki Presiden Indonesia Joko Widodo ‘tukang bohong’

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah video dengan jumlah tontonan ribuan kali di berbagai kanal media sosial sepertinya menunjukkan orang-orang di mall meneriaki Presiden Indonesia Joko Widodo, kerap disapa Jokowi, “tukang bohong”. Klaim itu keliru: video itu telah disunting dari sebuah video berita stasiun televisi dan tak ada seruan “tukang bohong” terdengar di situ.

Salah satu postingan yang menyebarkan video itu adalah unggahan Facebook tanggal 21 April 2019 ini, di mana klip sepanjang 38 detik itu telah ditonton 5,500 kali dan telah dibagikan lebih dari 200 kali.

Sebuah teks bertuliskan “JALAN-JALAN KE MAL, JOKOWI DITERIAKI WARGA” mengawali video tersebut. Logo stasiun televisi swasta Kompas TV terlihat pula di bagian kanan atas video.

Tangkapan layar unggahan Facebook yang menyesatkan

Ketika video itu memasuki detik 0:08, terdengar orang-orang berseru, “Tukang bohong! Tukang bohong!” bersamaan saat Jokowi terlihat sedang menaiki tangga berjalan. Keterangan tulisan di layar yang menyertai adegan tersebut adalah: “PRESIDEN JOKOWI YANG JUGA CAPRES 01, AKHIR PEKAN INI MENGUNJUNGI MAL GRAND INDONESIA DI JAKARTA (20/4/19)”.

Jokowi bertarung di pemilihan presiden Indonesia tanggal 17 April 2019 melawan pesaing tunggalnya Prabowo Subianto. Sang petahana bernomor urut “01” di kertas suara, sedangkan Prabowo bernomor “02”. Tautan ini berisi pernyataan resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) ihwal kedua capres beserta nomor urut mereka.

Grand Indonesia adalah sebuah pusat perbelanjaan di Jakarta.

Unggahan Facebook di atas disertai sebuah keterangan tulisan berbunyi:

“Presiden Jokowi Uda tdk ada harganya lagiii dmana mana dtreriaki tukang bohong tukang bohong tukang bohong.

#PRESIDENDITERIAKITUKANGBOHONG

#MALUGAPAK

WKWKKWKWWK LUPA BAPAK KAN GA PUNYA MALU UUUPS.”

Video yang sama juga diunggah di Facebook tanggal 21 April 2019 di sini, dengan jumlah tontonan 1,200.

AFP menemukan rekaman gambar itu di saluran media sosial lain, Twitter. Salah satunya, unggahan Twitter tanggal 21 April 2019 dengan jumlah tontonan 570 kali ini.

AFP menyalin beberapa kata kunci terkait di Google dan menemukan klip yang disebarluaskan di Facebook itu diambil dari video berita Kompas TV ini dengan judul: “Jalan-jalan ke Mal, Jokowi Diteriaki Warga.”

Tiada terdengar teriakan, “Tukang bohong! Tukang bohong!” di rekaman gambar Kompas TV. Seruan yang terdengar adalah “Presiden! Presiden!” pada detik 0:47 hingga 0:55 di video asli yang berdurasi 58 detik ini.