Video ini menunjukkan kawanan burung gagak di kota Tiongkok bernama Xining – sekitar 1.600 km dari Wuhan

Sebuah video telah ditonton puluhan ribu kali di sejumlah unggahan Facebook, Twitter, Instagram dan YouTube di bulan Februari 2020 dan diklaim menunjukkan kawanan burung gagak di kota Wuhan di Tiongkok setelah mewabahnya virus corona jenis baru. Video itu telah dibagikan dengan konteks yang menyesatkan: tayangan tersebut sesungguhnya menunjukkan kawanan burung gagak di kota Xining, terletak lebih dari 1.600 km dari barat laut Wuhan.

Video berdurasi 25 detik ini telah ditonton lebih dari 4.900 kali sejak diunggah di Facebook pada tanggal 11 Februari 2020.

Tayangan video itu menunjukkan kawanan burung gagak terbang di malam hari di atas jalan.

Status Facebook itu adalah: “Video penampakan ribuan burung gagak di kota wuhan china!”.

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Virus corona jenis baru, atau COVID-19, telah menewaskan hampir 1.900 orang di seluruh dunia dan menginfeksi lebih dari 72.000 orang di Tiongkok sejak mulai mewabah di kota Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok, di akhir tahun 2019, AFP melaporkan di sini pada tanggal 18 Februari 2020.

Video yang sama juga dibagikan di sini dan di sini di Facebook dengan klaim yang mirip.

Video yang sama telah ditonton puluhan ribu kali setelah dibagikan dalam bahasa Inggris di Twitter di sini dan di sini, serta di Facebook di sini dengan klaim yang serupa. Versi video yang lebih pendek diunggah di Instagram di sini dan di YouTube di sini dengan klaim yang mirip.

Klaim tersebut menyesatkan: video itu diambil lebih dari 1.600 km dari barat laut Wuhan di kota Xining, di Provinsi Qinghai.

Pencarian gambar terbalik menemukan video yang sama sebelumnya telah diunggah di sini oleh akun Twitter @nerd_hawk pada tanggal 11 Februari 2020.

Cuitan berbahasa Inggris yang menyertai unggahan video itu jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia artinya: “Burung gagak terbang berkelompok di Jalan Wusi, Distrik Chengxi, Kota Xining, Provinsi Qinghai. Burung gagak suka hewan mati, seperti bangkai. Terlihat seperti film Resident Evil.”

Berikut perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di akun Twitter @nerd_hawk (kanan):

Perbandingan tangkapan layar di unggahan menyesatkan (kiri) dan video di unggahan Twitter (kanan)

Pencarian di Baidu Maps menemukan bahwa lokasi yang terlihat di video cocok dengan perempatan jalan kota Xining ini.

Berikut tangkapan layar perbandingan video di unggahan menyesatkan (kiri) dan tampilan perempatan jalan di Baidu Maps (kanan) – AFP telah melingkari bagian-bagian yang sama: 

Perbandingan tangkapan layar antara video di unggahan menyesatkan (kiri) dan tampilan perempatan jalan di Baidu Maps (kanan)

Pencarian kata kunci juga menemukan sebagian cuplikan video di unggahan menyesatkan telah diunggah di sini di Weibo oleh Pear Video, media Tiongkok, pada tanggal 11 Februari 2020.

Jika diterjemahkan ke bahasa Indonesia, keterangan video berbahasa mandarin itu artinya: “#GagakSerbuJalananXining#, warga: pemandangan musim dingin yang lazim, menakutkan namun indah] 9 Februari 2020. Xining, Qinghai. Seorang pria bernama Hua Yi mengunggah video yang menunjukkan kawanan burung gagak terbang di atas jalan Wencheng dan menarik perhatian warganet. Dia mengatakan pemandangan seperti itu telah menjadi biasa sejak dia pindah di daerah itu pada bulan September tahun lalu, di permulaan musim dingin. Agak menakutkan namun menakjubkan melihat benda hitam bergerak di atas jalan di malam hari, sekitar pukul 7 malam.”

Berikut tangkapan layar laporan Pear Video itu:

Tangkapan layar laporan Pear Video