Video ini menunjukkan penemuan barang milik korban pesawat Sriwijaya Air yang jatuh di bulan Januari 2021

Hak cipta AFP 2017-2021. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah rekaman video telah ditonton puluhan ribu kali setelah muncul di berbagai unggahan di Facebook, Instagram, Twitter, YouTube dan TikTok dengan klaim bahwa video itu memperlihatkan sajadah yang masih utuh ditemukan dari KRI Nanggala 402, kapal selam TNI AL yang tenggelam di bulan April 2021. Klaim itu salah: rekaman video tersebut sebenarnya menunjukkan barang milik para korban pesawat Sriwijaya Air yang jatuh pada bulan Januari 2021.

Rekaman video berdurasi 44 detik itu diunggah pada tanggal 26 April 2021 di Facebook di sini dan telah ditonton lebih dari 20.000 kali. 

Status unggahan itu berbunyi: “Masya Allah .... Hancurnya Manggala 402 menitipkan Sajadah yg masih utuh, Semoga Surga Allah tempat yang terbaik untuk semua UmatNYA, Aamiin YRA”. 

Teks yang ditempel di video berbunyi: “Subhanallah”. 

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 3 Mei 2021

Kapal selam KRI Nanggala 402 tenggelam di perairan utara Pulau Bali pada tanggal 21 April 2021. Semua awak kapal yang berjumlah 53 orang gugur, AFP melaporkan

Rekaman video yang sama yang dibagikan dengan klaim yang mirip telah ditonton lebih dari 21.000 kali di Facebook di sini, di sini dan di sini; di Instagram di sini; di Twitter di sini; di YouTube di sini dan di sini; serta di TikTok di sini dan di sini.

Namun, klaim itu salah. 

Pencarian gambar terbalik di Yandex diikuti dengan pencarian kata kunci menemukan video ini yang diambil dari sudut pandang yang berbeda. Video tersebut diunggah oleh Metro TV di saluran resmi YouTubenya pada tanggal 15 Januari 2021. 

Judul video itu adalah: “Sejumlah Bagian dari CVR Black Box Sriwijaya Air SJ-182 Ditemukan.”

Keterangan videonya berbunyi: “Memasuki pencarian hari ketujuh, sejumlah bagian dari cockpit voice recorder (CVR) black box pesawat Sriwijaya Air SJ-182 telah ditemukan. Bagian yang ditemukan yakni pembungkus (casing) dan baterai.”

Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di Laut Jawa, dekat Jakarta, pada tanggal 9 Januari 2021, menewaskan seluruh 62 penumpang dan kru pesawat, seperti dilansir AFP di sini.

Adegan pemeriksaan barang korban yang terlihat di menit ke-4:30 di video Metro TV cocok dengan adegan di rekaman video yang menyesatkan.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara rekaman video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Metro TV (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara rekaman video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video Metro TV (kanan)

Foto dari kantor berita nasional Antara yang juga menampilkan sajadah yang diperlihatkan oleh anggota TNI AL diterbitkan di sini pada tanggal 15 Januari 2021, dengan judul: “Penemuan Kotak Penyimpanan Memori CVR”. 

Keterangan foto itu berbunyi: “Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI AL Abdul Rasyid (ketujuh kiri) memeriksa serpihan pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 182 hasil operasi pencarian di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Jumat (15/1/2021). Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI AL Abdul Rasyid mengatakan tim SAR masih melakukan pencarian memori dari CVR tersebut karena telah terpisah dari ‘underwater locator beacon’.”

Berikut perbandingan tangkapan layar antara rekaman video di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Antara (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara rekaman video di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Antara (kanan)

AFP Periksa Fakta telah menerbitkan laporan ini yang membantah klaim salah bahwa kru KRI Nanggala 402 salat di atas punggung kapal selam itu sebelum tenggelam.