Foto ini menunjukkan menteri Uni Emirat Arab menghadiri acara pembukaan gereja di Abu Dhabi

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 06/05/2021 pukul 10:45
  • Waktu baca 1 menit
  • Oleh: AFP Indonesia
Sebuah foto telah dibagikan berulang kali di Facebook dengan klaim gambar tersebut memperlihatkan raja Saudi dan pastor dari Vatikan meresmikan gereja Katolik di Arab Saudi. Klaim itu salah. Foto tersebut telah beredar di laporan tentang seorang menteri Uni Emirat Arab (UEA) dan utusan Vatikan menghadiri acara pembukaan gereja Katolik kedua di Abu Dhabi pada tahun 2015.

Foto itu diunggah di sini di Facebook pada tanggal 4 Mei 2021. 

Status unggahan tersebut berbunyi: “Sekertaris kardinal vatikan dan raja arab saudi, meresmikan gereja katolik pertama kali di arab saudi.”

Image
Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 5 Mei 2021

Foto yang sama juga dibagikan dengan klaim serupa di Facebook di sini, di sini, di sini, di sini dan di sini

Akan tetapi, klaim itu salah. 

Pencarian gambar terbalik di Yandex menemukan foto ini, yang diambil oleh AFP pada tanggal 11 Juni 2015.  

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, keterangan foto itu berbunyi: “(Dari kiri ke kanan) Menteri Luar Negeri Vatikan Kardinal Pietro Parolin; Menteri Pemuda, Kebudayaan dan Pengembangan Masyarakat UEA Sheikh Nahayan bin Mubarak Al-Nahayan; dan Nunsius Apostolik dan utusan untuk Jazirah Arab Uskup Agung Petar Rajic ambil bagian dalam upacara pembukaan gereja Katolik kedua yang didedikasikan untuk St Paul di distrik industri Abu Dhabi, Musaffah, pada tanggal 11 Juni 2015.” 

Gereja St Paul terletak di Musaffah, di ibu kota UEA, Abu Dhabi.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AFP (kanan):

Image
Perbandingan tangkapan layar antara foto di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto AFP (kanan)

Peresmian gereja tersebut juga dilaporkan oleh media UEA seperti Khaleej Times dan The National

Foto AFP yang lain di acara yang sama pernah pula beredar dengan klaim salah serupa. Laporan periksa fakta AFP bisa dibaca di sini

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami