Video ini sebenarnya menunjukkan kantor Saudi Airlines yang terbakar di Bangladesh

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah video telah ditonton puluhan ribuan kali dan dibagikan di berbagai unggahan Facebook dengan klaim bahwa klip tersebut menunjukkan interior sebuah masjid di Wamena, Papua, yang terbakar tetapi Alquran di dalamnya tetap utuh. Klaim itu salah. Video itu sebenarnya menunjukkan kantor Saudi Airlines yang terbakar di Bangladesh pada tahun 2019. 

Video berdurasi satu menit, 30 detik itu diunggah di Facebook di sini pada tanggal 9 Oktober 2019 dan telah ditonton lebih dari 17.000 kali dan dibagikan hampir 450 kali. 

Status dalam unggahan tersebut berbunyi: “Media asing (Perancis) meliput sisa-sisa pembakaran di Wamena, Masya Allah… Al Quran tetap utuh tidak terbakar…

“ALLAHU AKBAR.” 

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Wamena adalah sebuah kota di provinsi Papua yang mengalami salah satu bentrokan terburuk sejak kerusuhan di wilayah Papua pada bulan Agustus 2019. Laporan-laporan AFP tentang kerusuhan dapat dibaca di sini dan di sini.

Video dengan klaim yang mirip juga diunggah di unggahan Facebook yang lain di sini, di sini, di sini dan di sini, di mana klip tersebut telah ditonton lebih dari 14.000 kali dan dibagikan 400 kali. 

Akan tetapi klaim itu salah. Video itu sebenarnya menunjukkan kantor Saudi Airlines di Bangladesh yang terbakar pada tahun 2019. 

Pencarian kata kunci di Google menemukan video yang berdurasi satu menit 30 detik ini yang diunggah di YouTube pada tanggal 7 Oktober 2019 dan yang menunjukkan adegan yang sama dengan video di unggahan menyesatkan. 

Diterjemahkan dari bahasa Urdu ke bahasa Indonesia, video YouTube itu berbunyi: “Kantor Saudi Airlines di Dhaka, Bangladesh, terbakar, tetapi Alquran Majid,” yang berarti bahwa Alquran tetap utuh meskipun kantor Saudi Airlines terbakar.

Suara perempuan terdengar berbicara di sepanjang video tersebut. Menurut jurnalis AFP di biro Dhaka, perempuan itu berbicara dalam bahasa Bengali dan berkata: “Yang ajaib adalah Alquran tersebut tidak terbakar. Lihat, semua Alquran utuh. Yang lainnya terbakar, subhanallah! Lihat itu Nazir? Tidak ada satu pun Alquran yang terbakar. Subhanallah! Luar biasa ya! Lihat, semua Alquran ini sebagaimana adanya! Bahkan kardusnya terbakar tetapi Alqurannya tidak! Apa kamu melihatnya? Saya merinding!” 

Jurnalis AFP dari biro Dhaka juga membenarkan bahwa video tersebut direkam pada tanggal 1 Oktober 2019 di dalam kantor Saudi Airlines di Dhaka yang terletak di dalam hotel Pan Pacific Sonargaon. 

Berikut perbandingan tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli yang diunggah di YouTube (kanan):

Perbandingan tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli yang diunggah di YouTube (kanan)

Peristiwa kebakaran tersebut dilaporkan pada tanggal 1 Oktober 2019 oleh media Bangladesh, seperti Dhaka Tribune di sini dan United News of Bangladesh di sini

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, judul laporan Dhaka Tribune berbunyi: “Kebakaran di hotel Sonargaon dipadamkan.”  

Tiga paragraf pertama laporan tersebut berbunyi: “Kantor Saudi Airlines terbakar habis, kantor cabang Bank Pubali rusak.

“Api yang membakar di hotel Pan Pacific Sonargaon di Dhaka telah dipadamkan.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 2.40 pada hari Selasa.”