Video itu diambil saat unjuk rasa di gedung legislatif negara bagian Ohio, Amerika Serikat

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah video yang telah ditonton ratusan ribu kali di Facebook, YouTube, Twitter dan Instagram diklaim menunjukkan massa aksi demonstrasi sedang menyerbu Gedung Putih di ibukota Amerika Serikat, Washington DC. Video itu mulai menyebar di akhir Mei 2020 saat terjadi demonstrasi besar-besaran menentang rasisme di berbagai daerah di negara Paman Sam itu. Klaim tersebut salah; tayangan video itu menunjukkan peserta aksi di luar gedung Ohio Statehouse, di negara bagian Ohio.

Video itu telah ditonton lebih dari 192.000 kali sejak diunggah di Twitter pada tanggal 31 Mei 2020.

Tayangan berdurasi 58 detik itu menunjukkan sejumlah orang di sebuah gedung berwarna putih.

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan

Cuitan itu tertulis: “GEDUNG PUTIH DIGERUDUK PENDEMO

“Amerika rusuh, gedung putih dirangsek pendemo, penjarahan di ritel. Rakyat marah atas kematian warga kulit hitam George Floyd yang lehernya diinjak polisi”.

Gedung Putih (White House) adalah kantor dan kediaman resmi presiden Amerika Serikat, yang saat ini dijabat oleh Donald Trump.

Rangkaian aksi demonstrasi menentang rasisme terjadi di berbagai negara bagian di Amerika Serikat, juga di beberapa negara di dunia, setelah kematian warga kulit hitam AS bernama George Floyd di tangan seorang polisi di kota Minneapolis, AS, pada tanggal 25 Mei 2020. Foto-foto di berbagai media memperlihatkan seorang polisi menindih leher Floyd dengan lututnya hingga tewas. AFP melaporkan rangkaian demonstrasi anti-rasisme itu di sini dan di sini

Video dengan klaim menyesatkan yang sama juga dibagikan di sini di Facebook.

Tayangan itu telah ditonton lebih dari 18,000 kali setelah dibagikan dengan klaim yang sama dalam bahasa Inggris di Facebook di sini dan di sini; di Twitter di sini; di YouTube di sini; dan di Instagram di sini.

Namun klaim tersebut salah: tayangan video itu menunjukkan peserta aksi di luar gedung Ohio Statehouse, gedung legislatif di negara bagian Ohio. 

Pencarian gambar terbalik menggunakan tangkapan layar video itu menemukan video yang sama sebelumnya diunggah di sini di Twitter pada tanggal 28 Mei 2020. 

Diterjemahkan dari bahasa Inggris ke bahasa Indonesia, cuitan itu berbunyi: “Jadi semua orang baru saja menyerbu Ohio state house columbus setelah demo berjam-jam …” 

Ohio Statehouse adalah gedung tempat berkantornya anggota lembaga legislatif negara bagian Ohio dan terletak di ibukota Ohio, Columbus

Empat orang dalam video di unggahan Twitter itu identik dengan orang di foto Getty Images ini, yang diabadikan oleh fotografer Matthew Hatcher pada tanggal 28 Mei 2020.

Sebagian keterangan foto Getty Images itu artinya: “COLUMBUS, OH - 28 MEI: Setelah bentrokan singkat dengan petugas keamanan yang berujung pada dilepaskannya peluru karet dan semprotan merica, demonstran menyerbu Ohio Statehouse di mana kaca jendela dihancurkan dan sekitar dua orang ditahan. Demonstrasi yang awalnya berjalan damai di dekat Ohio Statehouse yang dilaksanakan sebagai bentuk solidaritas atas demonstrasi di berbagai penjuru negara itu untuk menentang pembunuhan warga Minneapolis, Minnesota, George Floyd, berubah menjadi kerusuhan setelah polisi dan pengunjuk rasa bentrok pada tanggal 28 Mei 2020 di Columbus, Ohio.”

Berikut tangkapan layar pada detik ke-11 di video unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Getty Images (kanan); AFP telah melingkari merah empat orang yang identik dengan orang dalam video.

Perbandingan tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dan foto Getty Images (kanan)

Gedung Ohio Statehouse di mana video dan foto Getty Images tersebut diambil bisa dilihat di Google Street View di sini.