Video itu menunjukkan presiden Turki membaca Alquran di masjid berbeda di Ankara tahun 2019

Hak cipta AFP 2017-2020. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah video yang telah ditonton puluhan ribu kali di berbagai postingan di Facebook dan YouTube diklaim menunjukkan presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, membaca Alquran di dalam Hagia Sophia setelah tempat itu dialihfungsikan menjadi masjid. Klaim tersebut salah: video itu menunjukkan Erdogan membaca ayat Alquran di masjid berbeda di ibukota Turki, Ankara, pada bulan Juli 2019.

Video itu telah ditonton lebih dari 43.000 kali sejak diunggah di Facebook di sini pada tanggal 18 Juli 2020.

Video berdurasi tiga menit dan 20 detik itu menunjukkan Erdogan sedang membaca sebagian Surah al-Baqarah dalam Alquran.

Berikut tangkapan layar unggahan menyesatkan itu:

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 23 Juli 2020

Keterangan video dan teks pada video tertulis: “Pembacaan AYAT-AYAT SUCI AL-QUR'AN OLEH ERDOGAN DI MASJID HAGIA SHOPIA.” 

Hagia Sophia, atau Ayasofia, adalah bekas katedral yang dibangun pada masa Kekaisaran Bizantium (Romawi Timur) pada abad ke-6 di Konstantinopel (Istanbul saat ini). Katedral tersebut diubah menjadi masjid saat Konstantinopel, ibukota Romawi Timur, dikuasai oleh Turki Usmani pada tahun 1453. Pada tahun 1935, bangunan tersebut diubah menjadi museum oleh presiden pertama Turki, Mustafa Kemal Attaturk.

Pada tanggal 10 Juli 2020, Erdogan mengumumkan bahwa Hagia Sophia akan diubah kembali menjadi masjid, keputusan yang mendapat kritikan dari berbagai pihak di seluruh dunia, AFP melaporkan di sini, di sini dan di sini.

Video tersebut juga telah dibagikan dengan klaim yang serupa di Facebook di sini, di sini, di sini, di sini dan di sini; dan di YouTube di sini dan di sini

Video itu juga telah dibagikan dengan klaim yang mirip dalam bahasa Arab di sini di YouTube.

Klaim tersebut salah; video itu menunjukkan Erdogan membaca ayat Alquran di masjid berbeda di ibukota Turki, Ankara, pada bulan Juli 2019.

Pencarian gambar terbalik dan pencarian menggunakan kata kunci tertentu di Google menemukan video bertanggal 15 Juli 2019 ini diunggah oleh akun resmi Direktorat Urusan Agama Turki (Diyanet), Diyanet TV.

Tayangan di unggahan menyesatkan dimulai pada menit ke-1:08.

Judul video berbahasa Turki itu artinya: “Presiden kita, Recep Tayyip Erdogan, sedang melantunkan ayat Alquran.” 

Keterangan video tersebut artinya: “Presiden Recep Tayyip Erdogan melantunkan ayat Alquran… Program khusus, yang akan dilaksanakan di Masjid Rakyat Bestepe untuk mengenang banyak syuhada yang melawan upaya kudeta pada tanggal 15 Juli, akan ditayangkan secara langsung di Diyanet TV.”

Masjid Rakyat Bestepe, juga dikenal dengan sebutan Masjid Nasional Bestepe, terletak di dalam Istana kepresidenan Turki di ibukota Ankara.

Tanggal 15 Juli di Turki ditandai sebagai hari peringatan upaya kudeta untuk menjatuhkan Erdogan yang terjadi tanggal 15 Juli 2016. AFP melaporkan peringatan ketiga pada tahun 2019 di sini.

Berikut tangkapan layar antara video menyesatkan (kiri) dan video Diyanet TV (kanan):

Perbandingan antara video menyesatkan (kiri) dan klip yang diunggah saluran YouTube Diyanet TV (kanan)

Bagian luar masjid bisa dilihat pada menit ke 1:10 di video menyesatkan, yang mirip dengan bagian luar Masjid Rakyat Bestepe yang ditandai di sini di Google Maps.

Sementara bagian luar Hagia Sophia bisa di sini di Google Maps.

Berikut perbandingan tangkapan layar antara tampak luar masjid di video menyesatkan (kiri), bagian luar Masjid Rakyat Bestepe di Google Maps (tengah) dan tampilan luar Hagia Sophia dari Google Maps (kanan):

Perbandingan tangkapan layar antara tampak luar masjid di video menyesatkan (kiri), bagian luar Masjid Rakyat Bestepe di Google Maps (tengah) dan tampilan luar Hagia Sophia dari Google Maps (kanan)