Video yang telah dimanipulasi itu tidak menunjukkan ‘koruptor’ Korea dijatuhkan ke dalam pintu jebakan

  • Artikel ini berusia lebih dari setahun.
  • Diterbitkan pada hari 25/09/2019 pukul 10:30
  • Diperbarui pada hari 26/09/2019 pukul 04:07
  • Waktu baca 2 menit
  • Oleh: AFP Indonesia, AFP Kenya, Mary KULUNDU
Video yang menunjukkan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un berjalan dengan seorang “koruptor” yang kemudian dijatuhkan ke dalam pintu jebakan telah ditonton ratusan ribu kali di Facebook. Video tersebut merupakan hasil manipulasi rekaman dari pertemuan bersejarah antara Kim dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in di bulan April 2018.

Sebuah video berdurasi 9 detik yang diunggah di Facebook di sini pada tanggal 16 September 2019 telah ditonton lebih dari 195.000 kali dan dibagikan 6.000 kali. 

Keterangan video dalam Bahasa Indonesia berbunyi: “Presiden Korea Utara menghukum pejabatnya yang terlibat dalam kasus korupsi di hadapan para media cetak dan elektronik. Kemudian berjalan bergandengan tangan lalu di bawahnya kandang buaya!!! Luar biasa!!! Ngapain negara pake ngeluarin biaya ngasih makan di penjara, sudah bikin susah rakyat karena uangnya dikorup masih ngeluarin biaya lagi untuk kasih makan... That's Simple.” 

Berikut adalah tangkapan layar video menyesatkan itu:

Image

Video menyesatkan itu juga diunggah ke Facebook di bulan September 2019 dengan klaim yang mirip di sini, di sini dan di sini, dan telah ditonton ribuan kali.

Video yang sama juga pernah dibagikan pada tahun 2018 di sini dan di sini, juga dengan klaim yang serupa. 

Video dan klaim yang mirip juga muncul di media sosial di Nigeria, misalnya di sini dan sini

Di postingan media sosial Indonesia, banyak komentar yang menyatakan bahwa hukuman yang sama pantas diterapkan untuk para koruptor di Indonesia dan bisa di contoh. Beberapa komentar mempertanyakan kebenaran video tersebut. 

Hanya sedikit yang menyatakan video tersebut telah dimanipulasi. 

Video itu sebenarnya adalah hasil suntingan klip dari momen bersejarah pada tanggal 27 April 2018 ketika Kim menjadi pemimpin Korea Utara (Korut) pertama yang menyeberangi perbatasan dengan Korea Selatan (Korsel) sejak gencatan senjata Perang Korea di tahun 1953. 

Pertemuan antara Kim and Moon di perbatasan itu bisa dilihat di video Associated Press ini yang berjudul: “Kim Jong Un Menyeberang ke Selatan, Menyalami Moon.”  

Laporan AFP tertanggal 27 April 2018 mengenai pertemuan bersejarah tersebut bisa dibaca di sini.

Kedua negara Korea tersebut kemudian mengadakan dua Konferensi Tingkat Tinggi lebih lanjut di tahun 2018, bersepakat di bulan September untuk mengejar perkembangan ekonomi dan menghindari konflik militer dalam bentuk apapun di sepanjang perbatasan. 

Akan tetapi, hubungan antara Korut dan Korsel telah berhenti sejak Kim bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Hanoi pada bulan Februari 2019, di mana KTT antara kedua negara tersebut berakhir tanpa kesepakatan. 

Pyongyang tidak puas dengan Seoul yang dinilai kurang dalam mengambil tindakan untuk mengejar proyek-proyek ekonomi antar kedua negara Korea tersebut. Akan tetapi, dengan kondisi Korut yang mendapatkan berbagai sanksi internasional, proyek pengembangan tersebut sepertinya tidak bisa dilakukan. 

EDIT: Laporan ini diperbarui pada tanggal 26 September 2019 untuk menambahkan penjelasan bahwa video yang diunggah ke Facebook bulan ini telah ditonton ribuan kali. 

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami