Klip simulasi penerbangan disalahgunakan sebagai 'rekaman kecelakaan pesawat China Eastern'

Hak cipta AFP 2017-2022. Hak cipta dilindungi undang-undang.

Sebuah video telah ditonton jutaan kali di berbagai unggahan sosial media dengan klaim video itu memperlihatkan detik-detik terakhir sebelum pesawat China Eastern Airlines jatuh di Tiongkok pada tanggal 21 Maret 2022. Klaim itu salah. Klip tersebut sebenarnya adalah video simulasi kecelakaan pesawat Ethiopian Airlines yang diunggah pada tahun 2019.

Rekaman video 10 detik itu dibagikan di Facebook di sini pada tanggal 21 Maret 2022 dan telah ditonton lebih dari 990 kali. 

Status unggahan itu berbunyi: "Detik-detik sebelum jatuhnya pesawat Boeing 737 yang dioperasikan maskapai China Eastern Airlines."

Tangkapan layar unggahan menyesatkan, diambil pada tanggal 25 Maret 2022

Video itu telah ditonton lebih dari 4,8 juta kali setelah muncul dengan klaim mirip di TikTok di sini, di sini dan di sini.

Rekaman video itu juga beredar dalam klaim bahasa Inggris.

Unggahan itu muncul setelah pesawat Boeing 737-800 milik China Eastern Airlines, yang membawa 132 orang, jatuh pada tanggal 21 Maret 2022 di Provinsi Guangxi, Tiongkok.

Simulasi komputer 

Pencarian gambar terbalik menemukan bahwa logo yang ditampilkan di sayap pesawat dalam video itu adalah lambang Ethiopian Airlines — bukan China Eastern Airlines.

Berikut perbandingan logo yang terlihat di sayap pesawat dalam video menyesatkan (kiri) dan logo resmi maskapai Ethiopian Airlines terlihat di situs webnya (kanan):

Tangkapan layar antara logo yang dilihat di sayap pesawat dalam video menyesatkan (kiri) dan logo resmi Ethiopian Airlines (kanan)

Pencarian kata kunci lebih lanjut di YouTube menemukan video ini, yang diunggah pada tanggal 10 Maret 2019.

Sebagian keterangan video itu berbunyi: "Ini bukan apa yang sebenarnya terjadi, ini hanya simulasi jatuhnya pesawat Ethiopian Airlines ET302."

Semeentara judul video itu adalah: "Pesawat Ethiopia Jatuh, Ethiopia Airlines B737 MAX Jatuh Setelah Lepas landas, Bandara Addis Ababa [XP11]."

XP11 adalah peranti lunak simulasi penerbangan.

Seperti dilansir AFP, pesawat Ethiopian Airlines ET 302 jatuh dekat Addis Ababa, ibu kota Ethiopia, pada tanggal 10 Maret 2019, menewaskan semua 157 orang — dan memicu berbagai negara untuk melarang terbang pesawat Boeing 737-Max, model yang berbeda dengan pesawat 737-800 yang jatuh di Tiongkok.

Saat dihubungi AFP, pemilik kanal YouTube tersebut mengonfirmasi bahwa video itu tidak ada hubungannya dengan kecelakaan pesawat China Eastern. 

"Buruk sekali mendengar video saya disalahgunakan oleh orang lain," katanya. 

Berikut adalah perbandingan tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli di YouTube (kanan): 

Perbandingan tangkapan layar video di unggahan menyesatkan (kiri) dan video asli di YouTube (kanan)

AFP juga telah membongkar unggahan menyesatkan yang membagikan video lereng gunung terbakar yang diklaim sebagai lokasi jatuhnya pesawat China Eastern Airlines. 

31 Maret 2022 Laporan ini diperbarui dengan menambahkan paragraf tentang laporan periksa fakta AFP lain terkait jatuhnya pesawat China Eastern Airlines.