Video pemulangan jenazah tentara AS tahun 2011 dibagikan secara salah terkait perang Iran

Enam tentara Amerika Serikat (AS) tewas dalam perang di Timur Tengah yang dipicu serangan gabungan AS-Israel pada akhir Februari lalu. Namun video yang diklaim di media sosial sebagai tayangan pemulangan jenazah keenam anggota pasukan tersebut sebenarnya berasal dari rekaman lama. Video itu diambil pada 2011 dan menunjukkan upacara untuk tentara AS yang gugur di Irak.

"Jenazah tentara Amerika yang tewas akibat pemboman Iran dikirim kembali ke negara mereka dengan peti mati yang dibungkus bendera," tulis keterangan video yang diunggah di Facebook pada 2 Maret 2026.

Video tersebut menayangkan beberapa tentara membawa peti mati yang diselubungi bendera Amerika dari dalam sebuah pesawat militer.

Image
Tangkapan layar postingan salah yang diambil pada 6 Maret 2026, dengan tanda silang merah yang ditambahkan oleh AFP

Postingan itu beredar setelah militer AS mengatakan pada 1 Maret 2026 bahwa tiga anggota mereka terbunuh dan lima lainnya mengalami luka serius dalam perang di Iran (tautan arsip di sini dan sini).

AS dan Israel membombardir Iran pada 28 Februari 2026, menewaskan Ali Khamenei, pemimpin tertinggi republik Islam itu (tautan arsip). 

Iran merespon dengan melancarkan serangan balasan yang menyasar instalasi militer AS dan target-target strategis lainnya di sekitar wilayah Teluk (tautan arsip). 

Serangan balasan Iran itu juga menyasar fasilitas diplomatik AS, termasuk kedutaan besar AS di Riyadh, ibu kota Arab Saudi (tautan arsip).

Pada 3 Maret 2026, Pusat Komando AS (CENTCOM) menyampaikan dalam sebuah unggahan di X bahwa ada tiga tentara AS lagi yang tewas dalam serangan Iran, sehingga jumlah total pasukan AS yang meninggal menjadi enam orang (tautan arsip). 

CENTCOM juga menambahkan bahwa pasukan AS telah menemukan jenazah dua prajurit yang sebelumnya belum teridentifikasi dari sebuah fasilitas yang terkena serangan awal Iran. Mereka mengatakan bahwa identitas para tentara tersebut masih dirahasiakan sampai keluarga terdekat mereka diberi tahu.

Namun, video di media sosial yang diklaim menunjukkan jenazah pasukan AS di perang Iran tidak terkait dengan konflik yang tengah berlangsung.

Video dari tahun 2011 

Pencarian gambar terbalik di Google menggunakan potongan gambar dari video yang beredar menemukan klip dengan durasi lebih panjang di YouTube (tautan arsip). Klip itu diunggah  oleh seorang fotografer bernama Patrick Hughes pada 9 Juni 2011 dengan judul, "Dignified transfer" atau pemindahan jenazah secara terhormat.

Keterangan video YouTube tersebut menyebutkan bahwa video diambil pada dini hari tanggal 8 Juni 2011 dan menayangkan pemindahan empat jenazah tentara Amerika — Emilio Campo, Michael Cook, Christopher Fishbeck, dan Michael Olivieri — yang tewas dalam sebuah operasi militer di Irak.

Video yang beredar di media sosial tampaknya telah dipotong mulai dari menit 1:39 dari video asli, yang menampilkan pesawat, para prajurit, dan sebuah kendaraan berwarna biru.

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video di postingan salah (kiri) dan video YouTube tahun 2011 (kanan)

AFP menghubungi Hughes, yang kemudian mengonfirmasi bahwa dialah yang merekam video itu di Pangkalan Angkatan Udara Dover di Delaware.

"Saya adalah juru kamera dan pengunggah asli rekaman ini," katanya kepada AFP sembari membagikan foto-foto lain yang ia ambil.

Nama keempat tentara yang diidentifikasi dalam video YouTube asli dapat ditemukan dalam pengumuman di situs Angkatan Udara AS tentang pemulangan jenazah tentara AS ke pangkalan militer di Delaware pada 8 Juni 2011 (tautan arsip).

Foto-foto terkait upacara di Pangkalan Angkatan Udara Dover itu juga telah diunggah ke situs yang sama, dengan kredit foto diberikan kepada Roland Balik atas nama Angkatan Udara AS (tautan arsip). 

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video YouTube tahun 2011 (kiri) dan foto yang diunggah di situs militer AS (kanan)

Pada 6 September 2011, Badan Distribusi Informasi Visual Pertahanan (DVIDS) milik AS, yang mendistribusikan materi visual terkait urusan militer, memublikasikan foto lima tentara, termasuk empat orang yang disebutkan dalam video asli di YouTube, dan melaporkan bahwa kelima orang tersebut meninggal dunia pada 6 Juni 2011 di Irak (tautan arsip).

Artikel AFP lainnya yang menyanggah misinformasi seputar perang di Timur Tengah bisa dilihat di sini.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami