Video kerusakan pada kapal perang AS ini hasil daur ulang rekaman lama menggunakan AI

Pasukan Amerika Serikat (AS) dan Iran masih terus berbalas serangan di sekitar Selat Hormuz pada Mei 2026 di tengah gencatan senjata yang masih berlaku antara kedua negara. Sebuah video hasil kecerdasan buatan (AI) pun beredar di media sosial dan diklaim sebagai rekaman asli kapal induk AS yang rusak setelah terkena rudal Iran. Faktanya, video itu menampilkan tanda-tanda konten AI dan dibuat berdasarkan tayangan asli kapal AS yang bertabrakan dengan kapal tanker milik Jepang lebih dari satu dekade lalu.

"Viral! Kondisi kapal AS yang kena rudal Iran," tulis keterangan pada postingan TikTok tertanggal 8 Mei 2026.

Image
Tangkapan layar video salah yang diambil pada 21 Mei, dengan tanda X merah dan label AI yang ditambahkan oleh AFP

Video tersebut memperlihatkan sebuah kapal perang dengan bagian lambung yang rusak dan terlihat koyak, dengan beberapa orang masih terlihat berada di dek kapal.

Klip itu beredar setelah AS dan Iran saling tuduh melanggar gencatan senjata dalam perang Timur Tengah.

Pada 7 Mei, Presiden AS Donald Trump mengatakan bahwa Iran telah menyerang tiga kapal perang AS, sementara militer AS menyatakan telah menyerbu target militer Iran sebagai respons atas "serangan sepihak dari Iran yang dilakukan tanpa provokasi" (tautan arsip). Namun, Tehran menuding bahwa Washington lah yang pertama kali memulai serangan (tautan arsip).

Video yang sama juga beredar dengan klaim yang mirip di TikTok. Hanya saja, klip yang beredar itu sebenarnya tidak terkait dengan konflik AS-Iran tahun 2026.

Pencarian gambar terbalik menggunakan potongan gambar dari video salah mengarahkan kepada klip sama yang diunggah di TikTok pada 1 Mei (tautan arsip).

Keterangan unggahan TikTok tersebut menyebutkan bahwa tayangan video menunjukkan kapal perang AS bernama USS Porter yang mengalami kerusakan setelah bertabrakan dengan kapal bernama Otowasan, tanpa informasi tambahan di mana kecelakaan tersebut terjadi.

Alat SynthID milik Google telah menandai video ini sebagai tayangan yang dihasilkan menggunakan alat AI milik raksasa teknologi tersebut (tautan arsip).

Image
Tangkapan layar hasil SynthID Detector

Video itu juga memuat sejumlah kejanggalan visual, misalnya distorsi pada tampilan orang-orang yang berada di dek kapal. Kejanggalan ini merupakan tanda bahwa video tersebut adalah hasil rekayasa visual.

Di samping itu, akun TikTok yang membagikan video tersebut kerap kali membagikan klip serupa yang mengandung ciri-ciri konten AI. AFP telah menghubungi pemilik akun , tetapi belum mendapatkan tanggapan hingga artikel ini dipublikasikan.

Image
Tangkapan layar video AI dengan kejanggalan visual yang ditandai oleh AFP.

Deskripsi postingan tersebut sebenarnya merujuk kepada kecelakaan tahun 2012 di mana USS Porter bertabrakan dengan Otowasan, sebuah kapal tanker minyak milik Jepang, di dekat Selat Hormuz (tautan arsip).

Angkatan Laut AS menyatakan pada saat itu bahwa tidak ada korban luka dalam kecelakaan tersebut dan kapal masih bisa beroperasi.

Pihak Angkatan Laut AS juga mengunggah sebuah video di YouTube pada 12 Agustus 2012, dengan keterangan yang menyatakan bahwa video menunjukkan kerusakan pada kapal perang AS setelah kecelakaan itu (tautan arsip).

Klip tersebut terlihat menjadi dasar dari rekaman yang dihasilkan oleh AI, berdasarkan temuan bahwa keduanya memiliki elemen yang serupa.

Image
Perbandingan tangkapan layar antara video salah (kiri) dan video yang diunggah oleh Angkatan Laut AS (kanan)

Sebelumnya, AFP telah membantah informasi salah lainnya yang terkait dengan perang Iran.

Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?

Hubungi kami