Video latihan militer 2016 dinarasikan sebagai hantaman rudal Iran ke kapal perang AS
- Diterbitkan pada hari 06/05/2026 pukul 07:25
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: Bill MCCARTHY, AFP Amerika Serikat
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
Menyusul laporan media Iran pada 4 Mei bahwa Tehran telah menghantam sebuah kapal fregat milik Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz, video lama latihan militer di dekat Hawaii beredar di media sosial disertai klaim salah bahwa rekaman itu memperlihatkan momen saat rudal Iran mengenai kapal perang AS. Faktanya, tayangan tersebut menunjukkan kapal USS Thatch yang memasuki masa pensiun dihancurkan saat latihan militer gabungan antara AS dan beberapa negara peserta tahun 2016.
"BERITA TERBARU, Iran merilis rekaman pertama yang menunjukkan dua rudal Iran menghantam beberapa kapal militer atau fregat AS di dekat Pulau Jask," tulis keterangan video yang diunggah di TikTok pada 4 Mei 2026.
Teks yang ditempelkan pada video membagikan klaim yang mirip, namun menyebut bahwa kapal tersebut dihantam oleh drone bunuh diri (kamikaze).
Postingan tersebut muncul menyusul laporan dari kantor berita Iran Fars yang menyebutkan bahwa Tehran berhasil menembak kapal perang angkatan laut AS di Selat Hormuz. Klaim ini dengan cepat dibantah oleh militer AS. Media Fars membuat laporan tersebut setelah Presiden Donald Trump mengatakan pasukan AS akan mulai mengawal kapal-kapal melewati Selat Hormuz.
Kepala Pusat Komando AS, Laksamana Brad Cooper, mengatakan kepada jurnalis bahwa pasukan AS telah menghancurkan enam kapal Iran dan menembak jatuh rudal serta drone yang diluncurkan oleh tentara Iran ke arah kapal angkatan laut AS dan kapal komersial (tautan arsip di sini dan sini).
Perundingan yang berlangsung antara Washington dan Tehran masih belum menemui titik temu sejak gencatan senjata yang disepakati kedua negara pada 8 April lalu (tautan arsip).
Video yang beredar tersebut juga muncul dengan klaim serupa di sejumlah platform media sosial, antara lain Facebook, Instagram dan X, dan muncul dalam bahasa Inggris dan Portugis.
Namun, tayangan itu direkam hampir 10 tahun yang lalu.
Pencarian gambar terbalik dengan menggunakan potongan gambar dari video yang beredar mendapati klip tersebut dimuat dalam sejumlah laporan tentang latihan militer gabungan tahun 2016. Menurut laporan CNN dan Popular Mechanics, video itu mendokumentasikan momen saat pasukan AS dan negara-negara sekutu yang mengikuti latihan perang di Samudra Pasifik menghancurkan sebuah kapal fregat yang telah dipensiunkan (tautan arsip di sini dan sini).
Rekaman tersebut berasal dari situs Defense Visual Information Distribution Service (DVIDS) milik Departemen Pertahanan AS, yang dipublikasikan pada 14 Juli 2016 (tautan arsip). Deskripsi video menyebutkan pelaksanaan latihan maritim internasional yang disebut Rim of the Pacific, atau RIMPAC.
"Video udara dari latihan penenggelaman (SINKEX) kapal USS Thach (FFG 43) yang telah dipensiunkan saat latihan Rim of the Pacific 2016," tulis deskripsi video pada situs DVIDS. "Peserta dalam latihan tersebut mencakup AS, Kanada, Australia, dan Korea Selatan."
Kapal itu sendiri dipensiunkan pada 2013, menurut Angkatan Laut AS (tautan arsip).
Artikel terpisah pada situs DVIDS menyebutkan bahwa kapal USS Thach ditenggelamkan di lautan dalam di utara Kauai, Hawaii, melalui tembakan dari kapal dan pesawat (tautan arsip). Angkatan Laut AS mengatakan kapal tersebut telah dibersihkan sebelum ditenggelamkan untuk menghilangkan material yang berbahaya bagi lingkungan, dan area penenggelaman telah ditinjau untuk memastikan tidak ada kerusakan yang timbul bagi manusia maupun mamalia laut.
AFP telah menyanggah misinformasi terkait perang di Timur Tengah di sini.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami