Rekaman serangan ke armada perang Iran dibagikan secara salah sebagai penambakan kapal India di Selat Hormuz
- Diterbitkan pada hari 29/04/2026 pukul 07:23
- Waktu baca 2 menit
- Oleh: Hawon Jung, AFP Korea Selatan
- Terjemahan dan adaptasi AFP Indonesia
New Delhi mengajukan protes kepada Tehran menyusul adanya laporan penembakan dua kapal berbendara India di Selat Hormuz pada April 2026. Namun, video ledakan sebuah kapal yang beredar di media sosial tidak menunjukkan serangan ke kapal India seperti yang diklaim sejumlah postingan. Tayangan itu memperlihatkan serangan ke armada perang Iran di Bandar Lengeh di wilayah selatan Iran.
"Dua kapal berbendera India yang mengangkut minyak dari Irak dilapokan menjadi sasaran tembakan di kawasan strategis Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat," tulis sebagian keterangan video yang diunggah di TikTok pada 19 April 2026.
Klip itu memperlihatkan ledakan di sebuah kapal yang diikuti kepulan asap yang membubung tinggi. Sebuah kapal lain terlihat berada di samping kapal yang terbakar itu.
Postingan tersebut beredar seiring otoritas India memanggil duta besar Iran untuk menyampaikan protes atas "insiden penembakan" yang melibatkan dua kapal berbendera India di Selat Hormuz.
Pada 18 April, Kementerian Luar Negeri India menyatakan bahwa Sekretaris Luar Negeri Vikram Misri telah menyampaikan keprihatinannya atas "insiden serius penembakan terhadap kapal dagang", dan mendesak Iran untuk mengizinkan kapal-kapal yang berlayar ke India untuk bisa melewati Selat Hormuz dengan aman (tautan arsip).
Situs pemantauan TankerTrackers.com mengatakan dalam unggahan di X bahwa "dua kapal India dipaksa kembali ke barat keluar dari Selat Hormuz" oleh Angkatan Laut Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) (tautan arsip).
Stasiun TV India NDTV melaporkan dengan mengutip beberapa sumber bahwa kedua kapal tersebut tidak mengalami kerusakan (tautan arsip).
Pelayaran kapal melalui Selat Hormuz telah menurun tajam sejak 18 April karena blokade yang dilakukan oleh Iran dan Amerika Serikat, sementara insiden keamanan yang melibatkan kapal telah meningkat, menurut data yang dikumpulkan oleh AFP (tautan arsip).
Video dengan klaim salah yang menyebut serangan Iran ke kapal India juga muncul dalam postingan serupa di TikTok
Namun, klip tersebut tidak memperlihatkan serangan ke kapal India.
Kapal perang Iran
Pencarian gambar terbalik di Google menggunakan potongan gambar dari klip salah tersebut menemukan video yang dipublikasikan oleh stasiun penyiaran milik negara Saudi, Al-Arabiya, pada tanggal 9 Maret (tautan arsip). Video memperlihatkan ledakan yang sama, dengan diberi keterangan yang menyebutkan bahwa rekaman menunjukkan kapal Iran yang diserang oleh Amerika Serikat dan Israel.
AFP juga pernah mendistribusikan video yang menunjukkan cuplikan yang sama, dengan keterangan yang menyatakan bahwa video tersebut memperlihatkan serangan terhadap sebuah kapal di lepas pantai Bandar Lengeh, sebuah kota pelabuhan di provinsi Hormozgan, Iran, di Teluk Persia (tautan arsip).
AFP telah membantah sejumlah misinformasi terkait dengan perang di Timur Tengah di sini.
Hak Cipta © AFP 2017-2026. Segala jenis penggunaan konten secara komersial harus melalui langganan. Klik di sini untuk lebih lanjut.
Adakah konten yang Anda ingin AFP periksa faktanya?
Hubungi kami